Sabtu, 14 Februari 2009

KELESTARIAN KAWASAN AGROWISATA




i-tutor.net merupakan salah satu program I Love My Country Indonesia (ILMCI. COM) yang sukses mendapat rekomendasi WORLD BANK. Silakan klik link di bawah ini!

* Latar Belakang Kerjasama Pemda Kabupaten Bener Meriah dengan i-tutor

* Klik di sini untuk melihat rekomendasi World Bank

* Download Company profile i-tutor group untuk melihat keberhasilan i-tutor lainnya

Sampai saat ini i-tutor.net sendiri telah tersebar lebih dari 700 cabang di seluruh Indonesia, dari sejak i-tutor.net menjadi suatu sistem Lisensi pada tahun 2006.


Mau Dapat Mobil

Chery QQ?

Kenalkan teman-teman atau orang terdekat Anda untuk membuat akun di ILMCI.

01) Hadiah akan diberikan kepada sponsor dengan direct downline (Level 1) terbanyak.

02) Hadiah mobil akan diberikan setiap tahun berdasarkan perhitungan jumlah Level 1 terbanyak.

03) Perhitungan sponsorship dilakukan pada tahun yang sedang berjalan, dan akan dihitung ulang mulai tanggal 1 Januari setiap tahunnya.

04) Pemenang akan mendapatkan pemberitahuan melalui ilmci Mail, e-mail pemberitahuan pemenang akan dikirimkan oleh support@ilmci.com dan sama sekali tidak dikenakan biaya apapun.

05) Hadiah diambil langsung ke Kantor Pusat ILMCI atau dapat dikirim ke alamat pemenang (pajak ditanggung pemenang).


Mari Bergabung Dengan

I
Love My Country

I
ndonesia
(ILMCI.com)

Untuk Mencerdaskan

Anak - Anak &

Cucu- Cucu Kita !




Free 1GB Webmail
Mau punya email pribadi dengan inbox 1GB + hadiah bulanan?


Email Sponsor: noersal@ilmci.com

diperlukan ketika Anda mengisi

formulir pendaftaran email ilmci.com

dan sewaktu mengisi formulir BURSA BISNIS ILMCI,

cantumkan Sponsor's ID Number Anda berikut:

0340 3440 9876 3426


Info rinci, silakan download marketing kits = rezeki (amal + hadiah + uang) Anda melalui link berikut:

01. Brosur

02. Dokumen Kerjasama

03. Surat Perjanjian Kerjasama (MOU) BBI

04. Proposal-proposal





ANDA PILIH YANG MANA?


GULUNG TIKAR alias BANGKRUT

ATAU

UMUR PANJANG

Klik Peluncuran

KURSUS

Bisnis Wisata ONLINE

If you want to know more about the benefits of tourist business, just click this video.

Welcome To

The America's Costliest

$39 "The Fortune" $213,997 Valued Gallery Program

This holds true not only for you, this holds true for anyone. This is the reason why your contacts and anyone on internet will also purchase "The Fortune" gallery from you for $39.00 at the very first email you will send them - guaranteed.


Klik Ini Yang Saya Cari...!

Welcome to my blog!

You are my visitor No
.




Disajikan oleh Drs. Noersal Samad, MA


Pendahuluan

Agrowisata memanfaatkan asset yang ada termasuk teknologi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan kehutanan sebagai daya tarik pengunjung. Potensi agrowisata yang bisa dikembangkan mencakup ;

[1] Kebun raya

[2] Perkebunan

[3] Tanaman pangan dan holtikultura

[4] Perikanan

[5] Peternakan

[6] Hutan Lindung dan hutan produksi


Kebun Raya


Kebun raya umumnya berfungsi sebagai kebun botani untuk kepentingan ilmiah, pelestarian dan rekreasi. Kebun Raya Bogor, misalnya, merupakan salah satu kebun raya yang terkenal di dunia. Penataan tanamannya berdasarkan asal, habitat, dan famili tanaman.


Perkebunan

Daya tarik perkebunan antara lain :

(a) Pemandangan kebun dan daerah sekitarnya yang indah,

(b) Berhawa yang segar dan sejuk,

(c) Fasilitas perkebunan yang dapat pula dipergunakan/dinikmati para pengunjung berekreasi, olah raga dan bermalam,

(d) Sejarah asal tanaman dan perkembangan perkebunan,

(e) Pola pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pengelolaan dan pemrosesan produk, termasuk produk ikutan, baik secara tradisional, maupun yang telah menerapkan teknologi pertanian terbaru,

(f) Penelitian, pengembangan, pelestarian tanaman dan lingkungan, termasuk pengendalian limbah,

(g) Tanaman penyela atau ikutan (tumpang sari),

(h) Permodalan, dan pola perdagangan, termasuk daerah dan/atau Negara-negara konsumen serta faktor-faktor yang mempengaruhi turun naiknya harga produk,

(i) Jumlah tenaga kerja dan usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan, pengetahuan dan ketrampilan sumber daya manusia yang terserap,

(j) Sumbangan keuangan yang diberikan kepada daerah sekitarnya dan Negara,

(k) Mitra usaha yang terkait.


Mengingat para pengunjung berkemungkinan mempunyai latar belakang pendidikan, taraf hidup, lingkungan, kebudayaan dan perhatian yang tidak sama, maka pramuwisata yang melayani mereka seyogianya memilah-milah dan memilih bahan informasi yang sesuai serta diminati tamunya. Untuk mengantisipasi perbedaan keinginan dan minat para tamunya, pramuwisata juga dituntut untuk mempelajari, memperluas dan memperdalam pengetahuan agrowisata yang dimilikinya secara berkesinambungan sampai saat dia pensiun.


Keberhasilan agrowisata sangat ditentukan oleh kemauan keras dan tekad kuat (full commitment) para pengelola obyek agrowisata, biro perjalanan wisata, pramuwisata dan penyedia jasa pelengkap lainnya untuk bekerja sama secara erat dan terpadu ( fully integrated efforts and dedicated teanmwork) dengan menyamakan persepsi, konsep, misi dan visi yang diperlukan untuk tujuan ini.


Sebagai contoh, di bawah ini diberikan beberapa obyek agrowisata yang terdapat di Sumatera Utara.


[1] Asset Perkebunan


1.1. Pabrik Gula Sei Semayang (Deli Serdang)
Daya tarik obyek : pengolahan lahan, pembibitan dan penanaman, panen/tebang angkut, dan proses pembuatan gula.

1.2. Perkebunan karet, kelapa sawit dan coklat (Simalungun Utara)
Daya tarik obyek : Tempat penelitian dan pengelolaan karet dan kakao

1.3. Perkebunan Kakao Tanjung Morawa
Daya tarik obyek : Perkebunan kakao

1.4. Perkebunan Kelapa Sawit Gunung Pamela (Deli Serdang)
Daya tarik : Golf course dan rumah panggung tua.

1.5. Perkebunan Kelapa Sawit Bah Jambi (Simalungun)
Daya tarik obyek : Golf course, joyride loko uap dan wagon tua.


1.6. Perkebunan Teh Marjandi dan Tobasari (Pematang Siantar)
Daya tarik obyek : Panorama kebun teh, pengelolaan teh, tea walk dan Danau Toba.

1.7. Perkebunan Tembakau Helvetia (Deli Serdang)
Daya tarik obyek : Proses pemeraman tembakau.

1.8. Perkebunan dan Pemrosesan Kelapa Sawit PTP VI
Daya tarik obyek : Kebun, pabrik kelapa sawit, pabrik coklat dan margarine.

1.9. Perkebunan Coklat PTP VI
Daya tarik obyek : Perkebunan dan pemrosesan coklat.

1.10. Balai Penelitian Karet BPP Sei Putih
Daya tarik obyek : Balai Penelitian dan perkebunan karet.

1.11. Perkebunan Karet PTP IV Gunung Para
Daya tarik obyek : Kebun dan pemrosesan karet

1.12. Perkebunan The Sidamanik PTP III
Daya tarik obyek : Pemandangan alam, pemetikan dan pemrosesan daun teh.


[2] Asset Perikanan


2.1. Danau Toba
Daya tarik obyek : Keindahan alam, memancing, ski air, dan jala apung.

2.2. Waduk Lau Kawar (Karo)
Daya tarik obyek : Keindahan alam dan memancing

[3] Asset Pertanian Tanaman Pangan & Holtikultura

3.1. BBI Holtikultura Unit Pantai Barat
Daya tarik obyek : aneka tanaman holtikultura

3.2. PT Bibit Baru/Selektawi (Karo)
Daya tarik obyek : Pembibitan dan tanaman percobaan


Tanaman Pangan & Holtikultura


1. Agrowisata tanaman pangan

2. Agrowisata sayur-sayuran dan bunga

2.1. Budi daya bunga
2.2. Taman bunga

2.2.1. Taman anggrek
2.2.2. Taman kota
2.2.3. Taman Bunga Nusantara
2.2.4. Pedagang bungan dan tanaman hias

3. Agrowisata buah

3.1. Sentra produksi buah
3.2. Taman buah
3.3. Pasar buah


Perikanan

1. Pembenihan ikan
2. budi daya perikanan dan pengelolaannya
3. pemancingan ikan
4. taman akuarium air tawar dan laut
5. pusat penelitian dan pelestarian hewan langka yang hidup di air tawar dan asin


Peternakan


1. Peternakan rakyat
2. Perusahaan ternak
3. Pusat penelititan, penggemukan, dan pembibitan ternak
4. Taman burung
5. Pasar burung
6. Pasar ternak


Kehutanan


1. Pusat penelitian dan pembibitan tanaman reboisasi dan tanaman industri
2. Hutan penghasil kayu industri
3. Perusahaan pengelola kayu
4. Perusahaan pengelola dan pedangan hasil hutan


Manfaat Agrowisata


1. Meningkatkan pengelolaan dan pelestarian lingkungan secara benar.

1.1. Pepohonan lebat dapat menyerap kebisingan
1.2. Pepohonan mempengaruhi cadangan air
1.3. Pelestarrian sumber plasma nuftah tanaman budi daya
1.4. Pembiakan tanaman dan penangkaran hewan langka

2. Meningkatkan nilai estetika dan keindahan alam. Pesona akan tercipta dari lingkungan alam yang indah, tata letak, arsitek bangunan, lansekap yang asri dan tepat, dan kebersihan lingkungan yang terjaga dengan baik.

3. Memberikan nilai rekreasi

4. Meningkatkan kegiatan ilmiah dan pengembangan ilmu pengetahuan

5. Mendapatkan keuntungan ekonomi


5.1. Membuka lapangan pekerjaan

5.2. Meningkatkan pendapatan masyarakat

5.3. Meningkatkan popularitas daerah

5.4. Meningkatkan produksi

5.5. Memajukan pendidikan

5.6. Tersalurnya minat khusus (hobbies) yang dimiliki pengunjung

5.7. Mendapatkan inspirasi dari lingkungan obyek agrowisata yang dapat menimbulkan keinginan untuk meniru dan berwiraswasta

5.8. Menimbulkan kesadaran untuk memelihara kebersihan, kesehatan, kerapian, keamanan dan ketertiban lingkungan yang terbebas dari polusi udara, air dan tanah

5.9. Menambah aneka ragam paket wisata yang dapat memberi kepuasan kepada aneka ragam wisatawan dan sekaligus meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia

5.10. Membangkitkan rasa kagum dan pengakuan akan keagungan dan kekuasaan Tuhan.


Lokasi Obyek Agrowisata


1. Dataran rendah
2. Dataran tinggi
3. Pantai
4. Danau dan waduk


Potensi Daerah


1. Sentra produksi pertanian

2. Letak yang strategis

3. Sejarah dan unsur-unsur budaya yang unik, seperti aneka ragam seni ( seni suara, seni rupa, seni pahat, seni patung, seni sastra, seni drama, seni bangunan, seni lukis, dst), bahasa, adat istiadat, perlengkapan rumah tangga, penggunaan teknologi tradisional dan modern di bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan.

4. Agroindustri


Atraksi Agrowisata

1. Daya Tarik

1.1 Keindahan

(a) Pandangan lepas / variasi pandangan didalam obyek

(b) Pemandangan lepas menuju obyek

(c) Keseresasian warna dan bangunan dalam obyek

(d) Kesantaian suasana dalam obyek

1.2 Keunikan sumber daya alam yang tampak

1.3 Banyaknya jenis sumber daya alam yang menonjol

a. Geologi

b. Flora

c. Fauna

d. Air

e. Gejala alam lingkungan yang menonjol

1.4 Keutuhan sumber daya alam

1.5 Kepekaan sumber daya alam

a. Ada nilai pengetahuan

b. Ada nilai kebudayaan

c. Ada nilai pengobatan

d. Ada nilai kepercayaan

1.6 Kebersihan udara dan lokasi

1.7 Ruang gerak pengunjung dibanding dengan daya tampung

2. Daya Tarik Taman

2.1 Keselamatan dalam lokasi

a. Tidak ada gangguan binatang buas

b. Tidak ada arus berbahaya

c. Jarang angin besar

d. Jarang lalu lintas

e. Bebas kepercayaan yang mengganggu

2.2 Variasi Fauna

a. Variasi fauna besar yang tidak berbahaya

b. Variasi ikan hias (min. 15 jenis)

c. Tumbuh-tumbuhan

d. Terdapat gua-gua laut / crade

e. Keindahan relief

f. Variasi / harmoni pandangan

2.3 Keutuhan

2.4 Keunikan dan Kepekaan

a. Ada peninggalan sejarah

c. Ada keganjilan bentuk

d. Ada nilai ilmu pengetahuan

2.5 Kejernihan air

a. Tampak sampai kedalaman

b. Tidak ada eceng, kiambang / plankton yang mengganggu

c. Tidak ada pengaruh pemukiman

d. Tidak ada pengaruh pelabuhan

e. Tidak ada pengaruh pasar / gudang ikan / pabrik

f. Tidak ada pencemaran lain

g. Kebersihan limgkungan

2.6. Keindahan pemandangan alam, bukit, gunung, sungai, danau dan pulau-pulau

a. Variasi pandangan

b. Keindahan relief

d. Keserasian pandangan alam dan sekitarnya

e. Ada ciri khusus

2.7. Kawasan lingkungan

a. Terbebas dari gangguan binatang berbahaya

b. Tidak ada kepercayaan yang mengganggu

2.8 Jenis tanah dan tumbuh-tumbuhan

2.9. Variasi kegiatan

2.10. Kebersihan / kesehatan air

a. Tidak ada pengaruh pelabuhan

b. Tidak ada pengaruh pemukiman rakyat

c. Tidak ada pengaruh sungai tercemar

d. Tidak ada pengaruh pelelangan ikan / pasar / pabrik

e. Tidak ada sumber pencemaran lain

f. Tidak ada pengaruh / akibat musim

3. Kebersihan / kenyamanan

a. Tidak ada sampah

b. Tidak ada corat-coret

c. Terbebas dari kebisingan

d. Tidak banyak gangguan binatang, seperti tikus, lintah, lalat, nyamuk, dsb

e. Terbebas dari bau yang mengganggu


PENGELOLAAN & PENATAAN AGROWISATA


1. Pengelolaan obyek agrowisata

2. Pengelolaan pengunjung

2.1. Kegiatan untuk menarik pengunjung

2.2. Tata tertib pengunjung

2.2.1. Pengunjung yang ingin berekreasi biasa
2.2.2. Pengunjung yang ingin berwidyawisata
2.2.3. Pengunjung yang ingin mengadakan penelitian

3. Penjelasan mengenai sarana dan fasiltas pengunjung

3.1. Jalan menuju lokasi obyek agrowisata

3.2. Pintu gerbang

3.3. Tempat parkir

3.4. Pusat Informasi

3.5. Papan informasi dan penunjuk arah

3.6. Jalam dalam kawasan obyek agrowisata

3.7. Tempat berlindung/ berteduh

3.8. Menara pandang

3.9. Akomodasi

3.10. Sarana penelitian

3.11. Kamar kecil

3.12. Tempat sampah

3.13. Tempat makan dan minum

3.14. Tempat penjualan cinderamata dan kebutuhan pengunjung


4. Keamanan


5. Instansi dan pejabat yang terlibat

5.1. Pemerintah

5.2. Penanam modal

5.3. Tenaga pelaksana

5.4. Manajer

5.5. Ahli desain dan bangunan

5.6. Ahli budi daya

5.7. Ahli ekonomi

5.8. Ahli pariwisata

5.9. Ahli bahasa

5.10. Instruktur pelatihan








Perlukan Indonesia mendirikan Sekolah Guru Pariwisata ?? Silakan klik!




For fun filled days, please click to visit the sites


This is also for you!


Just click 100% FREE, FREE, FREE!


Klik Bimbingan Bisnis Wisata Di Sini




100 Blog Indonesia Terbaik











Free Web Hosting with Website Builder

Free Web Hosting with Website Builder

Para Pembaca Yang Budiman!


Saya berbahagia mendapat kesempatan membagi ilmu dari jauh, tetapi Anda dekat di hati saya, untuk kesejahteraan Anda sekeluarga, beserta orang-orang yang memanfaatkannya, berkat bantuan dari Anda. Berarti, Anda bebas menyebar luaskan cuplikan “Ilmu Pariwisata” ini kepada sebanyak mungkin warga Indonesia.


Klik Praktek Memandu Wisatawan dan Panduan Pramuwisata untuk mencontoh tata cara seorang pramuwisata mengomentari obyek wisata (points of interest).


Sebagai contoh-contoh aktual lainnya, silakan klik Langkawi dan Pangkor.


Apabila koneksi internet Anda lambat, biarkan "YOU TUBE tersebut jalan sampai selesai. Sabar dulu! Suara dan gambarnya akan baik, tanpa terputus-putus, ketika Anda "REPLAY".


Tak lain harapan saya, kiranya Anda bersedia berdoa kepada Allah SWT, semoga Anda dan saya selalu mendapat berkah - Nya dan diampuni semua dosa kita di dunia dan di akhirat. Amin! Maafkan atas segala keterbatasan saya.



Terima kasih.



Drs. Noersal Samad, MA



ns


PERSIAPAN-PERSIAPAN YANG DILAKUKAN

SESEORANG SEBELUM MENGUNJUNGI


OBYEK WISATA ALAM



1. Memasuki Hutan Produksi

o Mengajukan permohonan ijin kepada penguasa hutan setempat.

o Apakah Inhutani, Perum Perhutani, atau HPH (Hak Pengusaha Hutan) bilamana dikawasan tersebut tidak disediakan tiket masuk.

o Membawa obat-obatan yang dianggap perlu seperti : obat merah, table-tablet, pembalut luka dan sebagainya.

o Membawa perbekalan makanan/minuman

o Membawa alat-alat/perlengkapan lapangan (perleng-kapan menginap seperti tenda, plastic, tali, sepatu lapangan, sleeping bag dan lain-lain).


2. Memasuki hutan lindung

o Mengajukan permohonan ijin kepada penguasa Hutan Lindung setempat (PPA/Dinas Kehutanan) setempat, bilamana dikawasan tersebut tidak/belum disediakan tiket masuk.

o Membawa obat-obatan yang dianggap perlu seperti obat merah, tablet-tablet pembalut luka dan lain sebagainya.

o Membawa perbekalan makanan/minuman

o Membawa alat-alat perlengkapan lapangan seperti tenda, plastic, tali, sepatu lapangan, sleeping bag dan lain sebagainya.


3. Memasuki Cagar alam

o Mengajukan permohonan ijin kepada Direktorat Perlindungan dan Pengawetan Alam (PPA) Bogor atau pada Balai/Sub Balai PPA setempat.

o Membawa obat-obatan yang diperlukan seperti obat merah, tablet, pembalut, tembakau bilamana lokasinya banyak lintah.

o Membawa perbekalanmakanan/minuman.

o Membawa alat-alat perlengkapan lapangan seperti, tenda, tali sepatu lapangan, sleeping bag dan lain sebagainya.


4. Memasuki suaka margasatwa

o mengajukan permohonan ijin kepada Direktorat Perlindungan dan Pengawetan Alam (PPA) Bogor atau pada Balai/Sub Balai PPA setempat.

o Membawa obat-obatan yang dianggap perlu seperti obat merah, tablet, pembalut dan lain sebagainya.

o Dilarang membawa alat-alat yang dapat mengeluarkan bunyi-bunyian seperti radio, kaset, senapan dan lain sebagainya.


5. Memasuki Taman Nasional

o Mangajukan permohonan ijin kepada Kepala Taman Nasional Setempat.membawa perbekalan makan/ minuman

o Membawa obat-obatan yang dianggap perlu seperti obat merah, pembalut luka, tablet-tablet dan lain sebagainya.


6. Berkemah di gunung/Hutan

o mengajukan permohonan ijin kepada Direktorat Perlindungan dan Pengawetan Alam (PPA) Bogor atau pada Balai/Sub Balai PPA setempat.

o Membawa peralatan untuk berkemah seperti tanda, tali, tongkat, kompor, lentera, sleeping bag dan lain sebagainya

o Membawa perbekalan makanan/minuman secukupnya

o Membawa obat-obatan yang diperlukan seperti obat merah, tablet-tablet, pembalut luka dan sebagainya

o Badan sehat

Dianjurkan untuk membawa teman yang sudah berpeng-alaman.


7. Berkemah di Bumi Perkemahan

o Mengajukan permohonan ijin kepada pemilik/ penguasa Bumi Perkemahan yang akan dituju

o Membawa perbekalan makanan secukupnya

o Membawa obat-obatan yang dianggap perlu seperti obat merah, tablet-tablet, pembalut luka dan lain sebagainya

o Menyusun acara kegiatan selama berkemah


8. Mendaki Gunung/Hill Climbing

o Dianjurkan untuk mengajukan permohonan ijin kepada Direktoran Perlindungan dan Pengawetan alam (PPA) Bogor atau kepada Balai/Sub Balai/Resort PPA/Dinas Kehutan setempat/Pemda setempat.

o Membawa perbekalan makanan/minuman obat-obatan

o Membawa lat-alat mendaki seperti tali, tenda, sarung tangan biasa dan kulit, tongkat, sepatu, kompas, peta khusus untuk mendaki, pakaian tebal dan lain sebagainya, pakaian pelindung hujan, alat masak, korek api.

o Membawa teman yang berpengalaman/pemandu mendaku gunugn yang berpengalaman,

o Berbadan sehat, tidak cacat jasamani, umur minimal 15 tahun

o Membawa radio lapangan/walky talkie

o Memberitahukan kepada perkumpulan/asosiasi pendaki gunung


9. Memasuki lubang goa/Horisontal/datar

o Harus ada pemandu gua yang berpengalaman

o Badan sehat

o Perlengkapan berupa tali, lampu senter, lampu kepala, lilin, obat anti bisa, sepatu lapangan dan sebagainya

o Melapor kepada club cinta goa dan pejabat setempat

o Baju pelindung, sarung tangan biasa/kulit.


10. Memasuki gua yang vertical/patholing

o berbadan sehat

o lapor kepada Pemda setempat dan atau perkumpulan Goa

o membawa perlengakapn berupa tali khusus caving, lampu (lampu kepala, lampu tangan lilin), light stick, talu tubuh (harness) pisau/paku tebing, ladder (tanggan gantung, sarung tangan biasa, kulit, karabiner ascender dan kontral.

o Baju pelindung, sarung tangan biasa/kulit.


Anjuran-anjuran


Bagi mereka yang akan melakukan kunjugan ke obyek-obyek wisata dianjurkan agar supaya tidak melakukan hal-hal sebagai berikut :

1. membuang sampah sembarangan seperti kerta-kertas, daun-daun pembungkus, plastic-plastik,kaleng-kaleng dan botol bekas makanan/minuman dan lains ebagainya.

2. merusak lingkungan, mencoret-coret baik dengan cat, goresan-goresan atau dengan cara lainnya pada pohon-pohon,batu-batu, dinding-dinding atau pada segala macam permukaan lainnya.

3. membunyikan bunyi-bunyian yang berasal dari radio/kaset bilamana memasuki cagar alam/suaka margasatwa karena dapat mengganggu binatang dan orang lain yang menikmati kesyahduan hutan.


POSTING POPULER


MENGENAI PENATAAN


KAWASAN WISATA



Contoh uraian selanjutnya silakan klik:


Para Pembaca Yang Budiman!


Saya berbahagia mendapat kesempatan membagi ilmu dari jauh, tetapi Anda dekat di hati saya, untuk kesejahteraan Anda sekeluarga, beserta orang-orang yang memanfaatkannya, berkat bantuan dari Anda. Berarti, Anda bebas menyebar luaskan cuplikan “Ilmu Pariwisata” ini kepada sebanyak mungkin warga Indonesia.


Klik Praktek Memandu Wisatawan dan Panduan Pramuwisata untuk mencontoh tata cara seorang pramuwisata mengomentari obyek wisata (points of interest).


Sebagai contoh-contoh aktual lainnya, silakan klik Langkawi dan Pangkor.


Apabila koneksi internet Anda lambat, biarkan "YOU TUBE tersebut jalan sampai selesai. Sabar dulu! Suara dan gambarnya akan baik, tanpa terputus-putus, ketika Anda "REPLAY".


Tak lain harapan saya, kiranya Anda bersedia berdoa kepada Allah SWT, semoga Anda dan saya selalu mendapat berkah - Nya dan diampuni semua dosa kita di dunia dan di akhirat. Amin! Maafkan atas segala keterbatasan saya.


Terima kasih.


Drs. Noersal Samad, MA




ns

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda