Selasa, 28 Oktober 2008

Event Organizer Competency Standard



Mari Bergabung Dengan

I
Love My Country

I
ndonesia
(ILMCI.com)

Untuk Mencerdaskan

Anak - Anak &

Cucu- Cucu Kita !


You are recommended to

-----> CLICK BEFORE YOU PROCEED and

NEVER TOO OLD TO LEARN

Then please click


Welcome To

The America's Costliest

$39 "The Fortune" $213,997 Valued Gallery Program

This holds true not only for you, this holds true for anyone. This is the reason why your contacts and anyone on internet will also purchase "The Fortune" gallery from you for $39.00 at the very first email you will send them - guaranteed.

Klik Ini Yang Saya Cari...!


Welcome to my blog!

You are my visitor No
.








MASSIVE GLOBAL LAUNCH !!!


MARKETERS TAKE NOTICE !!!


Imagine a system that "Spits-Out" $125, $250 even $1000+

MULTIPLE TIMES DAILY!

It markets for you, grows your list, builds multiple streams of income and

BEST OF ALL follows up with ALL your prospects

AUTOMATICALLY!


Para Pembaca Yang Budiman!


Saya berbahagia mendapat kesempatan membagi ilmu dari jauh, tetapi Anda dekat di hati saya, untuk kesejahteraan Anda sekeluarga, beserta orang-orang yang memanfaatkannya, berkat bantuan dari Anda. Berarti, Anda bebas menyebar luaskan cuplikan “Ilmu Pariwisata” ini kepada sebanyak mungkin warga Indonesia.


Klik Praktek Memandu Wisatawan dan Panduan Pramuwisata untuk mencontoh tata cara seorang pramuwisata mengomentari obyek wisata (points of interest).


Sebagai contoh-contoh aktual lainnya, silakan klik Langkawi dan Pangkor. Kalau Anda berminat mempelajari OUTBOUND (Outward Bound), silakan klik Kegiatan Outbound


Apabila koneksi internet Anda lambat, biarkan "YOU TUBE tersebut jalan sampai selesai. Sabar dulu! Suara dan gambarnya akan baik, tanpa terputus-putus, ketika Anda "REPLAY".


Tak lain harapan saya, kiranya Anda bersedia berdoa kepada Allah SWT, semoga Anda dan saya selalu mendapat berkah - Nya dan diampuni semua dosa kita di dunia dan di akhirat. Amin! Maafkan atas segala keterbatasan saya.


Terima kasih.


Drs. Noersal Samad, MA





Tertarik Memiliki eBook MEMBANGUN SITUS E-LEARNING Bisnis Pariwisata ?


Sebuah eBook Rahasia Pembuatan Situs e-Learning Menggunakan Open Source Course Management System "Moodle"


Perlukan Indonesia mendirikan Sekolah Guru Pariwisata ?? Silakan klik!


For fun filled days, please click to visit the sites


This is also for you!

Just click 100% FREE, FREE, FREE!


Klik Bimbingan Bisnis Wisata Di Sini



100 Blog Indonesia Terbaik





KEMAMPUAN STANDAR

PENGELOLA ADILAKSANA ACARA




[ Professional Event Organizer ]



Disajikan oleh


Drs. Noersal Samad, MA



Daftar Kompetensi



1. Bekerja sama dengan sesama karyawan dan berkomunikasi dengan teman sekerja serta para langganan.

A. Berkomunikasi di tempat kerja

B. Memberi bantuan kepada pengguna jasa

C. Menjaga penampilan diri

D. Bekerja dalam kelompok


2. Bekerja dalam lingkungan yang berbeda

A. Berkomunikasi dengan pengguna jasa dan teman sekerja yang berlatar belakang yang berbeda.

B. Menangani kesalahpahaman karena perbedaan budaya


3. Mempersiapkan dan menerapkan peraturan dan program pelatihan kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja.

A. Menyiapkan informasi tentang kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja (K3).

B. Mengkoordinasikan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program kesehatan, keselamatan dan keamanan (K3)

C. Menerapkan dan memantau prosedur pengendalian bahaya dan risikonya.

D. Memprogramkan dan memantau program K3.

E. Memelihara catatan-catatan penting mengenai K3

F. Menerapkan prosedur K3 di tempat kerja.

G. Menangani situasi darurat.

H. Menjaga penampilan diri

I. Memberikan umpan balik tentang K3


4. Mencari informasi di bidang pariwisata

A. Mengidentifikasi dan memilah sumber-sumber informasi di bidang pariwisata secara cermat.

B. Memperbarui pengetahuan di bidang industri pariwisata.


5. Berkomunikasi melalui telepon.

A. Menjawab telepon


6. Melaksanakan system dan prosedur ketatausahaan

A. Memproses dokumen kantor

B. Membuat konsep surat sederhana

C. Menggunakan system pemeliharaan dokumen


7. Keahlian menggunakan data computer

A. Membuka file

B. Menelusuri dan memperbaiki data

C. Jaringan tersambung

D. Menutup file


8. Menghasilkan dokumen dengan menggunakan computer

A. Membuka file baru pada computer

B. Membuat dokumen dari teks tertulis atau lisan

C. Memanggil dan meremajakan data

D. Mencetak dan menyampaikan dokumen

E. Menyimpan, mengeluarkan dan menutup


9. Melaksanakan transaksi keuangan

A. Memperoleh bukti penerimaan dan pembayaran

B. Menghapus data dari register/terminal

C. Verifikasi pemasukan data


10. Mampu berkomunikasi secara professional dengan bahasa asing

A. Bahasa Inggris

B. Bahasa Jepang

C. Bahasa Mandarin


11. Menguasai dan menerapkan pengetahuan umum sesuai dengan bidang profesinya

A. Menguasai Ilmu Bumi dan unsure-unsur budaya suku bangsa

B. Mengidentifikasi daerah tempat pelaksanaan dan fasilitas acara atraksi, fasilitas dan produk wisata yang ada sebagai penunjang

C. Lokasi dan identifikasi informasi pariwisata


12. Menyediakan, menginterpretasikan dan menyampaikan informasi mengenai produk

A. Menghimpun informasi dari teman sekerja dan mitra usaha pada waktu yang tepat

B. Memasukkan data dalam system inventaris

C. Pembahasan inventaris produk

D. Menediakan informasi produk


13. Menghitung dan menentukan harga jual

A. Menghitung biaya produk dan pelayanan serta menentukan harga jual

B. Menghitung harga jual

C. Memparbarui dan menyesuaikan harga jual

D. Mengalokasikan biaya-biaya tak terduga


14. Memesan dan mengkoordinasikan jasa-jasa pemasok

A. Identifikasi permintaan pemesanan

B. Permintaan jasa

C. Mencatat dan merekonfirmasi permintaan jasa

D. Perubahan pemesanan dan persiapan akhir yang pasti

E. Menyiapkan umpan balik kepada pemasok


15. melakukan dan memantau proses registrasi peserta acara

A. Proses pendaftaran

B. Memantau registrasi

C. Menuntaskan pendaftaran dan memproduksi bahan-bahan acara


16. Mengkoordinasikan registrasi peserta dan tamu

A. Menyiapkan registrasi

B. Menyiapkan tempat registrasi


17. Mampu mengarahka anggota tim dalam ketrampilan kerja

A. Mempersiapkan bahan-bahan untuk pengarahan

B. Mengarahkan teman sekerja dalam melakukan pekerjaannya

C. Tindak lanjut dari pengarahan yang diberikan


18. Memantau pelaksanaan pekerjaan

A. Memantau dan memperbaiki pelaksanaan tugas di tempat kerja

B. Merencanakan pegaturan alur pekerjaan

C. Memelihara pencatatan di tempat kerja

D. Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan


19. Memimpin dan mengatur tenaga kerja

A. Menjadi contoh yang baik dalam bekerja bertingkah laku

B. Meningkatkan kekompakan tim yang siap untuk bekerja sama secara terpadu


20. Mengatur keanekaragam di tempat kerja

A. Menimbulkan rasa saling menghirmati antara rekan sekerja

B. Memperkuat tim yang siap bekerja sama secara terpadu

C. Mengelola hasil kerja tim


21. Mengatur keuangan berdasarkan anggaran

A. Mengalokasikan mata anggaran dalam anggaran

B. Memantau aktifitas keuangan dibandingkan dengan anggaran

C. Mengidentifikasi dan menilai langkah-langkah yang diambil

D. Membuat statistic keuangan denga lengkap


22. Mempersiapkan dokumen bisnis

A. menentukan dokumen yang diperlukan

B. Melakukan penelitian

C. Mempersiapkan dokumen

D. Menindaklanjuti dokumen


23. Mengembangkan dan menerapkan rencana operasi

A. Mengembangkan dan menerapkan rencana operasional

B. Mencatat dan memantau rencana operasional

C. Melakukan penilaian dan pengawasan berkesinambungan


24. Memelihara kesehatan,keselamatan dan keamanan kerja (K3)

A. Melaksanakan dan memeliahra K3 di lingkungan kerja

B. Mengelola K3

C. Mengidentifikasi dan memantau kemungkinan terjadinya risiko/bahaya

D. Melaksanakan dan mengorganisasikan prosedur penanganan bahaya/kecelakaan


25. Mempersiapkan dan memantau anggaran

A. Mempersiapkan informasi anggaran

B. Mempersiapkan anggaran

C. Memantau dan mengkaji ulang anggaran


26. Mengikuti perkembangan hukum yang terjadi

A. Melakukan penelitian peraturan dan perundangan yang diperlukan

B. Memenuhi persyaratan yang ditentukan undang-undang dan peraturan

C. Mempunyai pengetahuan tentang peraturan dan perundangan mutakhir


27. Merencanakan dan mengelola pertemuan dan acara

A. Merencanakan dan mempersiapkan pertemuan

B. Memimpin pertemuan

C. Menindaklanjuti hasil pertemuan


28. Melakukan dan membina hubungan bisnis

A. Menciptakan dan membina hubungan bisnis

B. Melakukan negosiasi

C. Membuat perjanjian bisnis secara formal

D. Membuat dan menetapkan hubungan bisnis


29. Merencanakan dan mengembangkan usulan dan penawaran pelaksanaan pertemuan dan acara (MICE/Event)

A. Memahami uraian

B. Mengembangkan usulan dan penawaran secara rinci

C. Mengembangkan materi usulan dan penawaran


30. Menyusun program konferensi

A. Menemukenali tujuan konferensi

B. Merancang acara konferensi

C. Menuntaskan rincian acara


31. Meningkatkan dan menerapkan system dan prosedur pengelolaan

A. Menemukenali cara dan system persyaratan

B. Mengembangkan system dan prosedur

C. Pemantauan dan pengkajian ulang system dan prosedur


32. Mengelola proyek

A. Merencanakan proyek

B. Mengatur dan memonitor proyek

C. Mengevaluasi proyek


33. Menyediakan jasa manajemen Pertemuan dan Acara di tempat

A. Menyiapkan manajemen lapangan

B. Mengatur persiapan pertemuan

C. Pemantauan jalannya pertemuan

D. Mengatur perincian pertemuan


34. Mengembangkan dan mengelola strategi pemasaran Pertemuan dan Acara di tempat

A. Menganalisa pasar

B. Menyiapkan strategi pasar

C. Melaksanakan dan memantau kegiatan pemasaran

D. Mengadakan evaluasi selam kegiatan berlangsung


35. Merencanakan dan melaksanakan publikasi Pertemuan dan Acara

A. Penetapan jumlah peserta yang akan dicapai berdasarkan sasaraan

B. Persiapan bahan publikasi

C. Mempersiapkan calon pembicara


36. Merencanakan dan melaksanakan penghimpunan data

A. Menemukenali penyandang dana yang potensial

B. Menyiapkan bahan dan mempresentasikannya


37. Merencanakan dan melaksanakan penghimpunan sponsor


38. Mengelola kegiatan keuangan

A. Mengembangkan pendekatan atas pengelolaan keuangan

B. Mengembangkan dan memantau system dan prosedur keuangan

C. Menyiapkan dan memantau tata buku (akunting) perusahaan

D. Membuat penentuan harga

E. Memantau kinerja keuangan

F. Memperkirakan kebutuhan keuangan proyek khusus

G. Membuat usulan keuangan proyek keuangan khusus

H. Menyiapkan laporan keuangan


39. Menerapkan rencana bisnis

A. Menyiapkan rencana bisnis

B. Melaksanakan perencanaan bisnis

C. Memantau hasil perencanaan bisnis


KEMAMPUAN STANDAR


PENGELOLA ADILAKSANA ACARA





[Professional Event Organizer]




Para pengelola usaha jasa “ACARA” (Event Organizer) wajib memiliki kemampuan standar internasional. Mereka baru bisa memenangkan persaingan yang ketat diantara sesame pengelola adilaksana, yang beroperasi tanpa mengenal batas wilayah suatu Negara dalam millennium ketiga, apabila mereka benar-benar mengaplikasikan semua kemampuan yang akan diuraikan di bawah ini.




(01) Bekerja sama dengan sesama karyawan dan berko-munikasi dengan teman sekerja serta para langganan.



[A] Berkomunikasi di tempat kerja:




1. Berkomunikasi dengan teman sekerja dan pengguna jasa secara terbuka, professional dan ramah dengan bahasa yang baik dan benar.

2. Penggunaan bahasa isyarat/body language secara tepat.

3. Pergaulan (interaksi) berdasarkan pengetahuan Lintas Budaya (Cross Culture) suku dan bahasa yang dihadapinya.

4. Pengidentifikasian kemungkinan terjadinya kesalahpahaman dan mencari pemecahannya dengan bantuan teman sekerja apabila diperlukan.



[B] Memberi bantuan kepada pengguna jasa



1. Pengidentifikasian dengan tepat harapan dan kebutuhan(needs and wants) pengguna jasa termasuk hal-hal yang khusus dan menyiapkan produk yang diminta.

2. Berkomunikasi dengan pengguna jasa dengan ramah dan sopan.

3. Pemenuhan permintaan dan kebutuhan pengguna jasa secara tepat waktu.

4. Pengidentifikasian peluang peningkatan mutu pelayanan.

5. Tanggap terhadap ketidakpuasan pengguna jasa dan mengambil langkah-langkah pemecahan sesuai dengan prosedur perusahaan.

6. Penanganan keluhan pengguna jasa secara positif, hati-hati dan sopan.

7. Penanganan keluhan oleh karyawan yang tepat agar ditindaklanjuti dengan segera.



[C] Menjaga penampilan diri



1. Penampilan diri secara baik dengan mempertimbangkan tempat kerja, kesehatan, kesopanan dan dampak terhadap para pengguna jasa yang beraneka ragam, serasi dan sesuai dengan fungsi sesungguhnya.



[D] Bekerja dalam kelompok



1. Pemberian kepercayaan dan dukungan kepada orang lain, serta saling menghormati sesama anggota kelompok dalam kegiatan sehari-hari.

2. Tenggang rasa terhadap perbedaan budaya.

3. Pemahaman tujuan kelompok bersama dengan rekan sekerja.

4. Identifikasi, prioritas dan penyelesaian tugas-tugas individu dalam waktu yang sudah ditentukan.

5. Permintaan bantuan dari kelompok lain bila diperlukan.

6. Penawaran bantuan kepada teman kerja untuk mencapai tujuan/sasaran kerja.

7. Informasi umpan balik dari anggota kelompok lain.

8. Perubahan tanggung jawab individu didiskusikan guna memperbaiki hasil kerja.




[02] Bekerja dalam lingkungan yang berbeda.



[A] Berkomunikasi dengan pengguna jasa dan teman sekerja yang berlatar belakang yang berbeda.



1. Perlakuan dan penghargaan terhadap pengguna jasa dan teman sekerja dari kelompok budaya yang berbeda secara sopan dan hati-hati.

2. Pertimbangan perbedaan budaya dalam berkomunikasi secara verbal dan Non-verbal.

3. Bila ada hambatan bahasa, digunakan bahasa isyarat atau kata-kata yang sederhana.

4. Berusaha mencari bantuan dari teman sekerja, buku-buku acuan atau dari luar organisasi/perubahan bila diperlukan.



[B] Menangani kesalahpahaman karena perbedaan budaya



1. Pengidentifikasian hal-hal yang dapat menimbulkan pertentangan atau kesalahfahaman di tempat kerja.

2. Penjelasan mengenai masalah/kesulitan-kesulitan kepada orang yang tepat dan mencari bantuan pemecahanya dari pimpinan kelompok.

3. Pertimbangan atas kemungkinan timbulnya masalah akibat perbedaan budaya dan berusaha mengatasinya bila terjadi kesalahfahaman.

4. Hal-hal dan masalah yang timbul diserahkan kepada pimpinan kelompok atau penyelia untuk ditindaklanjuti menurut semestinya.




[03] Mempersiapkan dan menerapkan peraturan dan prog-ram pelatihan keselamatan, kesehatan dan keamanan kerja.



[A] Menyiapkan informasi tentang kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja.



1. Penyampaian informasi yang relevan kepada karyawan secara jelas dan akurat.

2. Penyampaian informasi khusus mengenai kesehatan, keselamatan dan keamanan kepada karyawan secara jelas dan akurat.

3. Seluruh informasi mengenai K3 selalu dalam keadaan siap untuk digunakan oleh karyawan.



[B] Mengkoordinasikan staff untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja.



1. Pemberian kesempatan kepada karyawan untuk membantu penanganan kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja.

2. Penyelesaian issue/masalah yang terjadi atau menyampaikannya kepada orang yang tepat untuk ditindaklanjuti.



[C] Menerapkan dan memantau prosedur pengendalian bahaya dan risikonya.



1. Pelaporan risiko dan keadaan bahaya ditempat kerja apabila diketemukan.

2. Penerapan dan pemantauan prosedur pengendalian bhaya sesuai keperluan dan peraturan perusahaan.

3. Ketidaksesuaian dalam pengendalian bhaya secepatnya dikenali dan disampaikan kepada orang yang tepat.



[D] Memprogramkan dan memantau program pelatihan K3



1. Pengidentifikasian kebutuhan pelatihan secara akurat berdasarkan pemantauan mutakhir.

2. Pengaturan pelaksanaan program pelatihan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

3. Pemantauan keefektifitasan pelatihan guna penyesuaian/penyempurnaan.



[E] Memelihara catatan-catatan penting mengenai K3



1. Pembuatan catatan-catatan penting secara akurat, mudah dipahami dan disimpan sesuai prosedur.

2. Penggunaan data dan informasi untuk pemberian masukan kepada pihak manajemen.



[F] Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan dan keamanan (K3) di tempat kerja.



1. Pelaksanaan secara seksama prosedur K3 sesuai dengan peraturan dan asuransi perusahaan yang berlaku.

2. Pengidentifikasian dan pelaporan kelemahan prosedur K3.

3. Pelaporan kepada orang yang tepat apabila ada hal-hal atau tindakan yang mencurigakan.



[G] Menangani situasi darurat



1. Tanggap terhadap situasi darurat dan mengambil tindakan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

2. Penanganan keadaan darurat dengan tepat sesuai dengan prosedur perusahaan.

3. Pemanfaatan bantuan dari rekan sekerja dan/atau yang berwenang sesuai kebutuhan.

4. Laporan secara rinci keadaan darurat sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan.



[H] Menjaga penampilan diri



1. Penampilan diri disesuaikan dengan lingkungan kesehatan dan keamanan keraj, termasuk didalamnya cara berbusana dan rias diri.



[I] Memberikan umpan balik tentang K3



1. Pengidentifikasian hal-hal yang memerlukan perhatian dengan tepat dan disampaikan kepada orang yang berwenang.




[04] Mencari informasi di bidang pariwisata



[A] Mengidentifikasi danmemilah sumber-sumber informasi di bidang pariwisata secara cermat.



1. Penghimpunan informasi di bidang industri pariwisata, termasuk informasi ekonomi, social, pangsa pasar, hubungan timbal balik, lingkungan hidup, peluang karir, peran dan tanggung jawab, organisasi, manajemen waktu dan jaminan mutu bertujuan untuk membantu kerja yang efisien dan efektif.

2. Pemilahan informasi khusus.

3. Penerapan informasi secara tepat dalam kegiatan sehari-hari.

4. Peningkatan pengetahuan industri pariwisata.



[B] Memperbarui pengetahuan di bidang industri pariwisata



1. Pemanfaatan hasil penelitian formal dan informal untuk peningkatan pengetahuan umum di bidang pariwisata.

2. Pengetahuan yang telah ditingkatkan diinformasikan kepada pengguan jasa dan rekan sekerja sebagaimana mestinya dalam setiap kegiatan sehari-hari.




[05] Berkomunikasi melalui telepon



[A] Menjawab telepon



1. Penanganan telepon dengan segera, jelas dan sopan sesuai standar.

2. Penawaran bantuan kepada penelepon dengan ramah.

3. Pengulangan dengan jelas untuk memastikan kesamaan arti.

4. Penyambungan telepon kepada orang yang dituju.

5. Segala bentuk permintaan dicatat dan disampaikan kepada yang bersangkutan dengan segera untuk ditindaklanjuti menurut semestinya.

6. Bila memungkinkan, peluang untuk mempromosikan pelayanan dan produk supaya dimanfaatkan

7. Pelaporan dengan segera telepon yang mencurigakan kepada orang yang berwenang sesuai prosedur perusahaan/organisasi.




[06] Melaksanakan sistem dan prosedur ketatausahaan



[A] Memproses dokumen kantor.



1. Pemrosesan dokumen sesuai dengan prosedur dalam batas waktu yang ditentukan.

2. Penggunaan peralatan kantor secara benar untuk kepentingan kantor.

3. Pelaporan kerusakan peralatan kantor.



[B] Membuat konsep surat sederhana


1. Penulisan surat secara jelas dengan bahasa yang baik dan benar ( sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa).


2. Isi surat diperiksa ulang secara teliti sebelum dikirim.



[C] Menggunakan sistem pemeliharaan dokumen



1. Dokumen-dokumen/arsip harus ditata/disimpan sesuai dengan sistem pengamanan yang benar.

2. Acuan dan sistem indeks yang dipergunakan selalu disesuaikan dengan kemjuan teknologi dan prosedur perusahaan modern.




[07] Keahlian menggunakan data computer.



[A] Membuka file.



1. Akses computer dengan benar.

2. Pemilihan piranti lunak dari menu.

3. Pengidentifikasian dan pembukaan file dengan benar.

4. Pengoperasian “keyboard” dan “mouse” secara benar.



[B] Menelusuri dan memperbaiki data.



1. Penelusuran dan penyusunan data dalam file.

2. Pencetakan data sesuai kebutuhan.

3. Pengidentifikasian informasi untuk diedit.

4. Pemrosesan masukan, pengubahan, dan penghapusan data.



[C] Jaringan tersambung (on-line system).



1. Pengaksesan dan penggunaan internet.

2. Pemindahan data bila diperlukan.



[D] Menutup file.


1. Penyelesaian file sesuai dengan prosedur.


[08] Menghasilkan dokumen dengan menggunakan computer



[A] Membuka file baru pada computer.



1. Komputer dibuka dan diakses dengan prosedur yang baru.

2. Disket diformat sesuai dengan kebutuhan.

3. Piranti lunak diisi atau dipilih sesuai dengan menu.

4. File baru dibuka, diberi menu dan diformat sesuai dengan kebutuhan.

5. Kebutuhan yang diperlukan dibahas dan diperjelas dengan orang yang memerlukan dokumen.



[B] Membuat dokumen dari teks tertulis atau lisan.



1. Pengoperasian keyboard dan mouse, diseseuaikan dengan persyaratan kecepatan dan ketepatan yang diperlukan.

2. Dokumen yang dibuat sesuai dengan teks aslinya.

3. Dokumen dibuat sesuai dengan style dan format yang diminta.

4. Data diperiksa dan disimpan secara berkala untuk mencegah kehilangan data.

5. Ejaan dan tata bahasa diperiksa kebenarannya.

6. Draft dibaca kembali sebelum diketik.



[C] Memanggil dan meremajakan data.



1. Data yang akan dipanggil berada dalam file.

2. Informasi untuk peremajaan diidentifikasikan dengan benar.

3. Pemasukan, perubahan dan penghapusan informasi menggunakan input devises yang benar.



[D] Mencetak dan menyampaikan dokumen.



1. Program internet dan sistem informasi on-line lainnya dibuka dan digunakan secara benar.

2. Penggunaan print preview untuk memeriksa dokumen, format dan tata letak.

3. Pemasukan kertas yang diperlukan ke dalam printer secara benar.

4. Pencetakan dokumen disesuaikan dengan permintaan.

5. Pembacaan dokumen terlebih dahulu dan pengadaan perubahan yang diperlukan sesuai dengan permintaan.

6. Penyampaian dokumen kepada yang bersangkutan dalam waktu yang ditentukan.



[E] Menyimpan, mengeluarkan dan menutup.



1. Penyimpanan dan penutupan file serta pembuatan program disesuaikan dengan prosedur khusus.

2. Penyimpanan disket data disesuaikan dengan prosedur organisasi yang berlaku.

3. Pembuatan back-up file, bila diperlukan, sesuai dengan prosedur khusus.




[9] Melakukan transaksi keuangan



[A] Memproses bukti penerimaan dan pembayaran.



1. Penerimaan uang tunai diperiksa apakah sesuai dengan dokumen.

2. Melakukan perubahan bila ada ketidaksesuaian dengan dokumen.

3. Tanda terima dipersiapkan dan diberikan bila diminta.

4. Transaksi yang tidak mempergunakan uang tunai diproses sesuai dengan prosedur keuangan organisasi dan perusahaan.

5. Perbaikan trasaksi dicatat segera.

6. Bila melakukan pembayaran, dokumen diperiksa dan uang tunai dikeluarkan sesuai prosedur organisasi.

7. Semua transaksi dilakukan sesuai dengan standar pelayanan dan batas waktu yang ditentukan perusahaan.



[B] Menghapus dana dari register/terminal.



1. Prosedur neraca dilakukan pada waktu yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan perusahaan.

2. Dana tunai dipisahkan dari pemasukan sebelum prosedur perhitungan neraca dan disimpan sesuai dengan prosedur perusahaan.

3. Pembacaan dan pencetakan register/terminal dilakukan secara akurat.

4. Pengalihan dana tunai dan non-tunai dipindahkan sesuai prosedur keamanan perusahaan.



[C] Verifikasi pemasukan dana.



1. Uang tunai dihitung secara cermat.

2. Dokumen-dokumen yang tidak tunai dihitung secara cermat.

3. Laporan jumlah transaksi uang tunai dan yang tidak tunai agar dihitung secara cermat.

4. Pemasukan dicatat sesuai dengan prosedur perusahaan.


[10] Mampu berkomunikasi secara professional dengan bahasa asing.



[A] Bahasa Inggris.


1. Penerapan kaidah-kaidah bahasa profesi secara baik dan benar.

2. Penerapan teknik mendengarkan secara efektif.

3. Pemberian response terhadap ucapan dan tulisan orang secara tepat.

4. Pemahaman bacaan, yang berbahasa profesi atau umum, secara mendalam, baik yang tersurat maupun yang tersirat.

5. Penulisan dalam bahasa Inggris secara professional.



[B] Bahasa Jepang.



1. Penerapan kaidah-kaidah bahasa profesi secara baik dan benar.

2. Penerapan teknik mendengarkan secara efektif.

3. Pemberian response terhadap ucapan dan tulisan orang secara tepat.

4. Pemahaman bacaan, yang berbahasa profesi atau umum, secara mendalam, baik yang tersuran maupun yang tersirat.

5. Penulisan dalam bahasa Jepang secara professional.



[C] Bahasa Mandarin


1. Penerapan kaidah-kaidan bahasa profesi secara baik dan benar.

2. Penerapan teknik mendengarkan secara efektif.

3. Pemberian response terhadap ucapan dan tulisan orang secara tepat.

4. Pemahaman bacaan, yang berbahasa profesi atau umum, secara mendalam, baik yang tersurat maupun yang tersirat.

5. Penulisan dalam bahasa Mandarin secara professional.




[11] Menguasai dan menerapkan pengetahuan umum sesuai dengan bidang profesinya




[A] Menguasai Ilmu Bumi dan Unsur-unsur budaya suku bangsa



1. Penerapan pengetahuan peta dan letak geografis kota tempat pelaksanaan aneka ragam acara.

2. Penerapan pengetahuan mengenai unsure-unsur budaya setempat (tangible dan intangible) dalam kegiatan bisnis.




[B] Mengidentifikasi daerah tempat pelaksanaan dan fasilitas acara, atraksi, fasilitas dan produk wisata yang ada sebagai penunjang.


1. Identifikasi lokasi yang tepat untuk pelaksanaan acara.

2. Identifikasi semua pesona/atraksi, fasilitas dan produk wisata yang ada di lokasi yang dijadikan tempat penyelenggaraan acara dan daerah sekitarnya.

3. Identifikasi mutu pelayanan, fasilitas dan produk yang ditawarkan.



[C] Lokasi dan identifikasi informasi pariwisata.



1. Pemilihan lokasi didasarkan atas terpenuhinya persyaratan aksesibilitas, akomodasi, amenity, atraksi dan tenaga pelaksana di tempat itu.

2. Informasi mengenai pelayanan, atraksi, fasilitas dan produk wisata harus mutakhir, akurat dan lengkap.






[12] Menyediakan, menginterpretasikan dan menyampaikan informasi mengenai produk.



[A] Menghimpun informasi dari teman sekerja dan mitra usaha pada waktu yang tepat.



1. Penggunaan informasi yang telah diteliti dan diinterpretasi terlebih dahulu secara akurat.



[B] Memasukkan data dalam sistem inventaris.



1. Penghitungan biaya informasi secara akurat sesuai dengan prosedur dan kesepakatan komersil.

2. Penghimpunan informasi untuk diklasifikasi dan disusun menjadi produk sesuai dengan prosedur perusahaan serta menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam kesepakatan komersial itu.



[C] Pembahasan inventaris produk.


1. Pembauran informasi produk secara cermat dari waktu ke waktu sesuai dengan sistem dan prosedur perusahaan supaya informasi yang terhimpun tetap mutakhir, lengkap dan akurat.

2. Penghapusan informasi yang telah kadaluarsa dari inventaris sesuai ketentuan perusahaan.



[D] Menyediakan informasi produk.


1. Penyampaian laporan dan informasi produk kepada rekan-rekan sekerja yang tepat sesuai dengan sistem dan prosedur perusahaan.

2. Bantuan akan hal-hal yang bersangkutan dengan inventaris produk.




[13] Menghitung dan menentukan harga jual.




[A] Menghitung biaya produk dan pelayanan serta menentukan harga jual.



1. Analisa tentang biaya produk dipilah dan diinterpretasikan secara cermat dan tepat.

2. Komisi dan harga jual diterapkan sesuai dengan prosedur-prosedur dan kebutuhan perusahaan.

3. Apabila terkait dengan valuta asing, nilai tukar dihitung dengan cermat.

4. Jumlah biaya akhir untuk pengguna jasa dihitung dengan cermat.



[B] Menghitung harga jual.


1. Penyiapan harga jual untuk pengguna jasa sesuai dengan prosedur dan ketentuan perusahaan.

2. Harga jual termasuk persyaratan rinci yang akurat tentang apa saja yang termasuk dan tidak termasuk harga tersebut, cara pembayaran, persyaratan umum, dan ketentuan-ketentuan yang perlu diketahui pengguna jasa.

3. Harga jual dicatat dengan jelas dan diarsip sesuai dengan prosedur perusahaan.



[C] Memperbarui dan menyesuaikan harga jual.


1. Harga jual diubah, disesuaikan/diperbarui setelah melalui pembahasan-pembahasan.

2. Perubahan-perubahan dicatat dengan cermat dan diproses sesuai dengan prosedur perusahaan.



[D] Mengalokasikan biaya-biaya yang terduga.




1. Tambahan biaya sebesar 10-15% dialokasikan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tak terduga.




[14] Memesan dan mengkoordinasikan jasa-jasa pemasok.




[A] Identifikasi permintaan/pemesanan.



1. Jasa yang dipesan dicatat dan diproses sesuai dengan permintaan pengguna jasa.

2. Bila memungkinkan, pemilihan dan pengemasan jasa mencakup semua kebutuhan yang dipesan oleh pengguna jasa.




[B] Permintaan jasa.



1. Penyediaan jasa/pelayanan yang diminta dari para pemasok supaya dikonfirmasikan berdasarkan ketentuan, sistem dan prosedur perusahaan masing-masing yang telah sama-sama disepakati.

2. Permintaan aneka ragam pelayanan dibuat sesuai aturan.

3. Bila pelayanan tertentu tidak dapat dipenuhi, maka harus dibuat beberapa pilihan/alternative pengganti.




[C] Mencatat dan mengrekonfirmasi permintaan jasa.


1. Rincian pemesanan/permintaan yang telah disetujui/dikonfirmasi dengan pemasok mencakup biaya, cara pemesanan dan pembayaran, rincian permintaan dari pengguna jasa, termasuk penjelasan mengenai permintaan pelayanan yang utama dan yang khusus.

2. Rincian pemesanan dicatat dan diarsip sesuai dengan prosedur perusahaan.

3. Tindakan lanjutan yang terkait dengan pemesanan dicatat dan dijadwal sesuai dengan sistem dan prosedur perusahaan.




[D] Perubahan pemesanan dan persiapan akhir yang pasti.



1. Perubahan pemesanan supaya dicatat sesuai prosedur.

2. Cara pembayaran dilaksanakan dan dicatat pada waktunya sesuai ddengan prosedur perusahaan.

3. Bila permintaan berubah, pemasaranpun diperbarui sesuai dengan prosedur yang disetujui.

4. Permintaan yang sudah final diinformasikan kepada pemasok secara rinci.




[E] Menyiapkan umpan balik kepada pemasok.


1. Masukan atau umpan balik dihimpun dari pengguna jasa

2. Masukan diberikan untuk membantu para pemasok untuk melakukan perbaikan.






[15] Melakukan dan memantau proses registrasi peserta acara.




[A] Proses pendaftaran.



1. Pembuatan database disesuaikan dengan prosedur yang disetujui bersama, termasuk permintaan akan acara khusus.

2. Registrasi yang diterima diproses secara akurat sesuai dengan prosedur dan batas waktu yang disetujui.

3. Pertanyaan-pertanyaan dari tamu atau delegasi yang ada hubungannya dengan pertemuan atau acara dijawab secara benar dan sopan.

4. Permintaan penyediaan akomodasi, pengaturan perjalanan dan paket wisata ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang disetujui.

5. Permintaan khusus dari delegasi/peserta diinformasikan kepada para pemasok yang terlibat.

6. Konfirmasi diberikan sesuai dengan prosedur dan batas waktu yang sudah disetujui.

7. Pembagian dokumen dan materi kepada tamu/delegasi disesuaikan dengan jenis acara.




[B] Memantau registrasi


1. Nomor registrasi dipantau dan dilaporkan dengan akurat secara terus menerus kepada petugas yang ditunjuk, pengguna jasa dan pemasok yang tepat.

2. Bila diperlukan, tindakan untuk memperbanyak/menambah jumlah nomor dapat dilakukan sesuai instruksi.




[C] Menuntaskan pendaftaran/registrasi dan memproduksi bahan-bahan acara.



1. Rincian pendaftaran dituntaskan dalam batas waktu yang telah ditentukan.

2. Tanda pengenal dan dokumen para delegasi dibuat dengan cermat serta dipantau apakah sesuai dengan bentuk yang disetujui untuk acara tertentu.

3. Laporan tentang tamu dan delegasi/peserta dibuat dengan cermat dan mencakup status pembayaran, permintaan khusus dan tindakan lanjutan yang diperlukan di tempat acara/venue.






[16] Mengkoordinasikan registrasi peserta dan tamu.




[A] Menyiapkan registrasi.



1. Semua bahan dan peralatan yang diperlukan untuk registrasi disiapkan dan diteliti sebelum acara dimulai.

2. Persiapan tempat registrasi diperiksa dan dikonfirmasi dengan penanggung jawab (pengelola) tempat/venue sesuai dengan prosedur yang telah disepakati.

3. Rincian mengenai jalan keluar masuk ditetapkan dan dikonfirmasi dengan pengelola/penanggung jawab tempat.




[B] Menyiapkan tempat registrasi.



1. Lokasi pendaftaran ditetapkan dan diperiksa sesuai dengan permintaan yang telah diajukan sebelumnya kepada pihak pengelola.

2. Tempat pendaftaran harus diteliti sedemikian rupa untuk memastikan keamanan para tamu, delegasi termasuk penyandang cacat dan petugas terjamin.

3. Petunjuk dan papan petunjuk disiapkan sesuai dengan permintaan yang telah disetujui.

4. Semua perlengkapan dan peralatan untuk pendaftaran dicoba pengoperasiannya sebelum acara berlangsung.

5. Tanda pengenal, peralatan dan perlengkapan tulis-menulis dan bahan acara untuk peserta disiapkan dan ditempatkan dalam lokasi pendaftaran.

6. Peninjauan dan penelitian tempat pelaksanaan acara.






[17] Mampu mengarahkan anggota tim dalam ketrampilan kerja.




[A] Mempersiapkan bahan-bahan untuk pengarahan



1. Kebutuhan pengarahan didasarkan kepada pengamatan, pengalaman di kantor atau/dan dilapangan dan atas permintaan dari rekan sekerja.

2. Pengarahan yang khusus didapat dari rekan sekerja melalui diskusi.

3. Bila waktu memungkinkan, disiapkan waktu dan tempat khusus untuk pengarahan dan pelaksanaannya diatur bersama rekan sekerja yang disesuaikan dengan peraturan perusahaan.




[B] Mengarahkan teman sekerja dalam melaksanakan pekerjaannya.


1. Penjelasasn maksud dan tujuan pengarahan secara umum kepada rekan sekerja.

2. Penjelasan dan demonstrasi ketrampilan khusus yang akan diberikan.

3. Penyampaian pengetahuan dasar yang diperlukan untuk penguasaan ketrampilan khusus.

4. Pemberian pengertian kepada rekan sekerja.

5. Pemberian kesempatan kepada rekan sekerja untuk mempraktekkan dan bertanya mengenai ketrampilan khusus tersebut.

6. Penyiapan umpan balik secara konstruktif dan sportif.




[C] Tindak lanjut dari pengarahan yang diberikan.


1. Pemantapan kemajuan setelah mempraktekkan ketrampilan tadi ditempat kerja dan menyiapkan serta memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan.

2. Pengidentifikasian masalah dan kesulitan yang timbul sebagai akibat dari pengarahan dan laporan disampaikan kepada orang yang tepat untuk ditindaklanjuti.




[18] Memantau pelaksanaan pekerjaan.




[A] Memantau dan memperbaiki pelaksanaan tugas ditempat kerja.



1. Pemantauan mutu pelayanan dan keefisienan secara terus menerus.

2. Pengidentifikasian masalah mutu dan lain-lain secara cepat dan cermat guna mengadakan perubahan/perbaikan yang diperlukan.

3. Perubahan sistem dan prosedur untuk memperbaiki efisiensi dan efektifitas setelah berkonsultasi dengan teman sekerja dan/atau atasan.

4. Berkonsultasi dengan rekan sekerja untuk memperbaiki efisiensi dan efektifitas serta meningkatkan mutu pelayanan.




[B] Merencanakan pengaturan alur pekerjaan.


1. Pengaturan beban kerja dan rekan kerja yang berlaku pada saat itu secara akurat.

2. Penjadwalan pekerjaan sedemikian rupa hingga terdapat peningkatan efisiensi dan mutu pelayanan.

3. Pendelegasian pekerjaan kepada orang yang tepat sesuai dengan prinsip-prinsip pendelegasian.

4. Pelaksanaan tugas disesuaikan dengan tujuan dan batas waktu yang ditetapkan.

5. Pemberian bantuan kepada teman sekerja disesuaikan dengan prioritas pekerjaan.

6. Pemberian masukan kepda manajemen tentang kebutuhan tenaga kerja.




[C] Memelihara pencatatan ditempat kerja.


1. Pencatatan di tempat kerja dengan benar dan lengkap serta disampaikan sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.

2. Bila waktu memungkinkan, pencatatan dapat didelegasikan dan dipantau sebelum diserahkan.




[D] Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.


1. Pengidentifikasian masalah-masalah ditempat kerja dilihat dari sudut operasional dan pelayanan kepada pengguna jasa.

2. Pengambilan tindakan dengan segera guan memecahkan masalah yang timbul dengan tiba-tiba.

3. Analisa kemungkinan adanya dampak jangka panjang dari masalah yang timbul dan tindakan antisipasi disiapkan setelah berkonsultasi dengan rekan-rekan sekerja.

4. Pengikutsertaan anggota kelompok yang mengajukan masalah agar bisa berpartisipasi dalam pemecahannya.

5. Tindakan segera di tempat kerja diambil untuk memantu keefektifitasannya.





[19] Memimpin dan mengatur tenaga kerja




[A] Menjadi contoh yang baik dalam bekerja dan bertingkah laku.



1. Hasil kerja perorangan dijadikan contoh oleh karyawan yang lain.

2. Dukungan dan tekad yang kuat untuk pencapaian tujuan perusahaan bisa dilihat dari prestasi perorangan.

3. Manusia diperlakukan dengan tulus, hormat dan penuh pengertian (empati).





[B] Meningkatkan kekompakan tim yang siap untuk bekerja sama secara terpadu.


1. Rencana dan sasaran dikembangkan setelah dibicarakan dan dikomunikasikan secara jelas kepada anggota tim.

2. Rencana dan sasaran harus sejalan secara konsistem dengan sasaran ditentukan oleh perusahaan.

3. Pengkomunikasian peran dan tanggung jawab anggota tim sedemikian rupa hingga dia dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan berdaya guna serta berhasil guna yang tinggi.






[20] Mengatur keanekaragaman di tempat kerja.




[A] Menimbulkan rasa saling menghormati antara rekan-rekan sekerja.



1. Tingkah laku perorangan dapat menjadi contoh dan memperlihatkan sikap saling menghormati keberadaan keanekaragaman.

2. Rencana dan pelaksanaan pekerjaan dikembangkan dalam suasana saling menghormati rekan-rekan di tempat kerja.

3. Pengarahan rekan sekerja agar menyesuaikan diri dan bersedia menerima keanekaragaman ketika berhubungan dengan rekan sekerja pengguna jasa.




[B] Memperkuat tim yang siap bekerjasama secara terpadu.


1. Rencana dan sasaran dikembangkan berdasarkan hasil pembicaraan tim yang telah dikomunikasikan secara jelas kepada yang bersangkutan.

2. Rencana dan sasaran sejalan dengan rencana dan sasaran perusahaan.

3. Pengkomunikasian harapan, peran dan tanggung jawab agar anggota tim melaksanakan pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi.

4. Pengidentifikasian tindakan dan kontribusi anggota tim atau keseluruhan tim yang perlu didukung, didorong dan dihargai.

5. Gaya komunikasi yang bersifat konstruktif, positif, ,mendukung dan terbuka serta saling menghargai supaa dikembangkan, dicontoh dan dianjurkan kepada semua anggota tim.

6. Penyebaran informasi dari sumber yang lebih luas kepada anggota tim.

7. Pembawaan suara tim, dukungan dan arahan disampaikan kepada sumber yang lebih luas.




[C] Mengelola hasil kerja tim.


1. Penilaian kemampuan dan pemberian kesempatan kepada anggota tim untuk mengembangkan diri seluas-luasnya secara teratur.

2. Pemantauan hasil kerja tim guna memastikan kemajuan proses pencapaian sasaran sesuai dengan jadual dan rencana.

3. Pendelegasian tugas dan tanggung jawab yang sulit supaya dipantau secara cermat dan berkesinambungan.

4. Pengarahan, pemberian nasehat dan dukungan dipersiapkan untuk anggota tim.

5. Prestasi kerja anggota dan tim yang baik supaya diperhatikan dan dihargai menurut semestinya.






[21] Mengatur keuangan berdasarkan anggaran.




[A] Mengalokasikan mata anggaran dalam anggaran.



1. Pengalokasian dana sesuai skala prioritas.

2. Pendiskusian perubahan pemasukan dan pengeluaran yang diprioritaskan kepada orang yang tepat sebelum pelaksanaan.

3. Pemberian informasi mengenai keputusan-keputusan yang menyangkut mata anggaran dalam perhitungan kepada orang yang terkait.

4. Pemberian pengertian tentang pentingnya pengontrolan perhitungan kepada rekan sekerja.

5. Pencatatan yang terkait dengan mata anggaran dibuat secara cermat dan rinci sesuai dengan sistem dan prosedur kontrol pada perusahaan.




[B] Memantau aktifitas keuangan dibandingkan dengan anggaran.


1. Pemeriksaan pemasukan dan pengeluaran yang nyata dari waktu ke waktu apakah sudah sesuai dengan anggaran yang berjalan.

2. Pemasukan tanggung jawab financial agar pemantauan yang lebih cermat bisa dilakukan secara pasti.

3. Penyimpangan-penyimpangan supaya diidentifikasi dan dilaporkan sesuai dengan peraturan perusahaan dan pemberian alasan mengapa terjadi/dilakukan penyimpangan.

4. Penginformasian status anggaran yang terkait dengan sasaran yang akan dicapai kepada rekan sekerja yang berwenang.




[C] Mengidentifikasi dan menilai langkah-langkah yang diambil untuk penyempurnaan anggaran.


1. Sumber dana dan biaya yang telah dikeluarkan dinilai serta hal-hal yang perlu perbaikan/penyempurnaan diidentifikasi secara cermat.

2. Hasil yang diharapkan dibicarakan dengan rekan sekerja yang terkait.

3. Riset dilakukan secara teratur guna menemukan pendekatan-pendekatan atau terobosan baru.

4. Keuntungan dan kerugian akibat pendekatan/terobosan baru diteliti dan dikomunikasikan secara jelas.

5. Dampak terhadap mutu pelayanan yang diterima oleh pengguna jasa dan rekan sekerja mendapat perhatian penuh dan pertimbangan yang matang.

6. Rekomendasi-rekomendasi dipresentasikan secara jelas dan logis kepada pihak-pihak yang berwenang atau terkait.




[D] Membuat statistic keuangan dengan lengkap.


1. Semua laporan dan statistik keuangan dibuat dengan lengkap dan akurat dalam tempo yang telah ditentukan.

2. Laporan dibuat dengan teliti, jelas, ringkas dan akurat.

3. Laporan segera disampaikan kepada orang/bagian yang berwenang.]




[22] Mempersiapkan dokumen bisnis




[A] Menentukan dokumen yang diperlukan.


1. Kebutuhan dan sasaran ditetapkan secara jelas setelah berkonsultasi dengan rekan sekerja yang tepat.

2. Pengupayaan bantuan spesialis yang disesuaikan dengan parameter anggaran.




[B] Melakukan penelitian



1. Riset dilakukan sesuai dengan bidang proyek.

2. Data formal dan informal yang terkumpul digunakan secara cermat.

3. Sebelum didokumentasi, data dianalisa dan diteliti kerelevansiannya.




[C] Mempersiapkan dokumen.



1. Pengembangan struktur dan isi dokumen untuk merefleksikan sasaran.

2. Penggunaan lingkup presentasi tertulis dan teknik grafis untuk peningkatan efektifitas dan dampak informasi yang dipresentasikan.

3. Pengekspresian informasi sedemikian rupa dengan jalan mempertimbangkan dampak dokumen terhadap pendengar/hadirin yang dituju.

4. Isu kunci ditemukenali dan dianalisa.

5. Pengikutsertaan rekomendasi-rekomendasi untuk pelaksanaan bila diperlukan.

6. Mutu informasi-informasi dikaji ulang dan disempurnakan bila diperlukan.

7. Pemeriksaan teks secara cermat sebelum dianggap final.

8. Pemresentasian dokumen yang layak kepada hadirin yang dituju.




[D] Menindaklanjuti dokumen



1. Dokumen dipresentasikan dan disebarkan secara tepat.

2. Presentasi dan penyebaran dokumen ditindaklanjuti secara tepat.

3. Setiap rekomendasi dikaji ulang dan ditindaklanjuti sesuai dengan skala priorotas yang telah disepakati.

4. Tindakan-tindakan yang diambil dikonsultasikan dengan teman sekerja.

5. Bila diperlukan, pimpinan diberi tahu mengenai tindakan yang diambil sebagai implementasi rekomendasi-rekomendai dalam dokumen.






[23] Mengembangkan dan menerapkan rencana operasi.




[A] Mengembangkan dan menerapkan rencana operasional.


1. Pengembangan rencana dan strategi berdasarkan kebutuhan ditempat kerja dan kesempatan-kesempatan yang ada untuk perbaikan dan penemuan-penemuan.

2. Lingkup dan tujuan prakarsa yang dibutuhkan berdasarkan tujuan umum perusahaan, mesukan dari staf dan pengguna jasa serta pantauan terhadap operasi di tempat kerja.

3. Faktor internal dan eksternal yang mungkin mempunyai pengaruh ter-perencanaan harus ditemukenali dan dianalisa.

4. Berkonsultasi dengan rekan sekerja yang terkait dalam rangka pengembangan perencanaan.

5. Sumber-sumber strategi dikembangkan.

6. Skala prioritas, tanggung jawab dan waktu yang diperlukan ditemukenali dan didokumentasikan secara jelas.

7. Sistem penilaian dikembangkan setelah dikonsultasikan dengan rekan sekerja yang tepat.




[B] Mencatat dan memantau rencana operational.


1. Tindakan-tindakan, yang telah ditetapkan dan dipantau sesuai dengan skala prioritas yang telah disetujui.

2. Dukungan dan bantuan disiapkan untuk rekan sekerja yang mengimplementasikan rencana.

3. Laporan disiapkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

4. Sistem kontrol keuangan diterapkan dan dipantau.

5. Tambahan sumber yang diperlukan dinilai dan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perusahaan.




[C] Melakukan penilaian dan pengawasan berkesinambungan.


1. Metode penilaian yang disetujui dipakai untuk menilai efektifitas ditempat kerja.

2. Pengikutsertaan semua rekan sekerja yang tepat untuk menilai.

3. Masalah yang ditemukenali dicari pemecahannya dan perubahan dilakukan seperlunya.

4. Pemasukan hasil evolusi ke dalam rencana yang jalan serta dan kepada manajer operasi.






[24] Memelihara kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja




[A] Melaksanakan dan memelihara kesehatan, keselamatan dan keamanan dilingkungan kerja.


1. Pengembangan dan menerapkan kebijakan dalam penanganan kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja.

2. Penerapan K3 pada setiap bidang/posisi pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

3. Pengidentifikasian kebutuhan uang dan SDM untuk pelaksanaan K3.

4. Informasi mengenai sistem K3 kepada seluruh karyawan dilingkungan kerja.




[B] Mengelola K3



1. Pengadaan dan pemeliharaan proses konsultasi K3.

2. Penginformasian hasil konsultasi dan partisipasi K3 kepada tenaga kerja/staf.







[C] Mengidentifikasi dan memantau kemungkiinan terjadinya risiko/bahaya.


1. Penerapan batasan-batasan dan pembinaan untuk memantau kemungkinan terjadinya bahaya.

2. Pembinaan dan penyertaan prosedur pemantauan kemungkinan terjadinya bahaya pada setiap prosedur system kerja.

3. Pemantauan kemungkinan terjadinya bahaya/risiko diikutsertakan dalam perencanaan dan evaluasi setiap perubhan yang terjadi dilingkup kerja dan kawasan tanggung jawabnya.

4. Pemantauan secara aktif guna memastikan bahwa prosedur pencegahan bahaya sudah dilaksanakan.




[D] Melaksanakan dan mengorganisasikan prosedur penanganan bahaya/kecelakaan.


1. Pengidentifikasian tempat dan saat rawan kecelakaan.

2. Pengantisipasian kemungkinan terjadinya kecelakaan/bahaya dengan berkonsultasi dengan yang berwenang.

3. Penginformasian prosedur penanggulangan bahaya/kecelakaan dan pengadaan pelatihan karyawan untuk maksud itu.




[E] Menyusun,melaksanakan dan mengevaluasi program pelatihan K3 untuk tenaga kerja.


1. Pembinaan dan pelaksanaan program pelatihan K3.


[25] Mempersiapkan dan memantau anggaran.




[A] Mempersiapkan informasi anggaran.

1. Data untuk menyiapkan anggaran ditemukenali dan dinilai secara cermat.

2. Data dikaji ulang dan dianalisa kesiapannya untuk penyusunan anggaran.

3. Sesuai keperluan, petunjuk atasa diikuti untuk dilaksanakan.

4. Penganalisaan lingkungan internal dan eksternal untuk mengetahui dampaknya terhadap anggaran.

5. Pemberian kesempatan kepada rekan sekerja terkait untuk ikut berpartisipasi dalam proses penyusunan anggaran.




[B] Mempersiapkan anggaran.


1. Rancangan anggaran dibuat berdasarkan analisa semua informasi yang tersedia dan sesuai dengan peraturan perusahaan.

2. Perkiraan pemasukan dan pengeluaran ditemukenali dengan jelas dan didukung oleh informasi yang berlaku, terkait dan dapat diandalkan kebenarannya.

3. Pendekatan alternative dapat dilakukan dan dipresentasikan sesuai keperluan.

4. Presentasi diberikan secara jelas, ringkas dan dalam format yang tepat.

5. Rancangan anggaran menrefleksikan ssasaran perusahaan dengan cermat.

6. Rancangan anggaran didistribusikan untuk mendapatkan komentar/saran-saran.

7. Anggaran dinegosiasikan sesuai dengan peraturan dan prosedur.

8. Perubahan yang disetujui dimasukkan ke dalam rancangan anggaran.

9. Anggaran yang telah final diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan dan dalam format yang diminta.

10. Anggaran dan mata anggaran yang telah selesai tepat pada waktunya diinformasikan kepada teman sekerja.




[C] Memantau dan mengkaji ulang anggaran


1. Anggaran dikaji ulang untuk menilai hasil yang dicapai dibandingkan dengan sasaran yang direncanakan.

2. Penyimpangan yang terjadi ditemukenali dan diambilkan tindakan seperlunya.

3. Perubahan lingkungan internal dan eksternal dipertimbangkan ketika melakukan pengkajian ulang anggaran beserta perubahan-perubahan yang dibuat menurut semestinya.

4. Pengumpulan informasi baru untuk dipakai dalam pembuatan anggaran yang akan dating.






[26] Mengikuti perkembangan hukum yang terjadi.




[A] Melakukan penelitian peraturan dan perundangan yang diperlukan bisnis.

1. Sumber-sumber informasi hukum dan peraturan ditemukenali dan dikaji.

2. Penganalisaan informasi yang ada kaitannya dengan usaha/urusan pekerjaan.

3. Informasi dicatat dan diinformasikan kepada pejabat yang memerlukannya.




[B] Memenuhi persyaratan yang ditentukan undang-undang dan peraturan.



1. Kebutuhan akan nasehat/bantuan hukum dikaji dan bila diperlukan diusahakan sesuai dengan keperluan.

2. Informasi yang didapat disebarkan kepada rekan sekerja yang terkait.

3. Bila diperlukan, pelatihan untuk memahami informasi yang baru disediakan bagi karyawan yang terkait.

4. Sistem dan prosedur yang dibuat selalu dimonitor agar tindakan penyesuaian bisa diambil segera setiap terjadi perubahan peraturan/hukum.





[C] Mempunyai pengetahuan tentang peraturan dan perundangan mutakhir.


1. Riset formal dan informal dilakukan untuk memperbarui pengetahuan tentang peraturan/hokum yang dipersyaratkan bagi perusahaan.

2. Peraturan yang sudah diperbarui disebarkan kepada teman sekerja, dan dimasukkan ke dalam perencanaan dan pelaksanaan di tempat kerja






[27] Merencanakan dan mengelola pertemuan dan acara.




[A] Merencanakan dan mempersiapkan pertemuan.


1. Pengidentifikasian perlunya diselenggarakan pertemuan beserta peserta yang diharapkan hadir.

2. Pengaturan pertemuan sesuai dengan keperluan dan dalam batas waktu yang telah ditentukan.

3. Daftar acara disusun berdasarkan tujuan pertemuan.

4. Perincian daftar acara disususn berdasarkan riset agar diskusi mengenai pertemuan yang direncanakan terarah.

5. Sedapat mungkin bahan pertemuan disiapkan dan dikirim kepada peserta/utusan dalam batas waktu yang telah ditentukan.




[B] Memimpin pertemuan.


1. Pertemuan dipimpin sesuai dengan prosedur perusahaan dan aturan protokoler delegasi/peserta.

2. Komunikasi yang terbuka dipanding, didorong dan disesuaikan dengan cara berkomunikasi peserta yang sesuai.

3. Kesepakatan mengenai tujuan dan tata cara pertemuan dibuat.

4. Penyajian informasi dan gagasan dilakukan secara jelas dan ringkas.

5. Semua peserta diberi kesempatan berpartisipasi aktif dan mengemukakan pendapat secara bebas terkendali.

6. Pertemuan dikendalikan sedemikian rupa agar selalu terarah kepada tujuan yang telah disepakati.

7. Pelaksanaan pertemuan sesuai dengan jadual yang telah ditentukan dan perubahan/perpanjangan waktu dilakukan atas persetujuan peserta.

8. Notula rapat dicatat secara cermat.




[C] Memindak-lanjuti hasil pertemuan.


1. Dokumen hasil pertemuan diproses secara benar dan didistribusikan kepada yang berhak.

2. Penjelasan mengenai hasil pertemuan kepada teman sekerja.

3. Tugas-tugas yang diputuskan dalam pertemuan dihimpun,dibagi-bagi sesuai dengan skala prioritas dan dilaksanakan menurut semestinya.






[28] Melakukan dan membina hubungan bisnis.




[A] Menciptakan dan membina hubungan bisnis.


1. Pembinaan hubungan kerja dalam konteks lintas budaya yang dapat mengembangkan hubungan timbale balik yang serasi dan saling menguntungkan antara perusahaan, pemasok, dan pelanggan/konsumen dilain pihak.

2. Ketrampilan mempergunakan teknik berkomunikasi yang efektif guna membina kepercayaan dan saling menghargai.

3. Pada setiap kesempatan yang baik, berusaha membina hubungan baik dengan para konsumen dan pemasok.





[B] Melakukan negosiasi



1. Negosiasi bisnis dilakukan secara professional dengan memperhatikan konteks lintas budaya.

2. Teknik negosiasi yang baik dipergunakan untuk memaksimalkan keuntungan bagi semua pihak dan pembinaan hubungan bisnis jangka panjang.

3. Penuh perhatian terhadap rekan sekerja dan membantu pelaksanaan negosiasi.

4. Negosiasi disesuaikan dengan kerangka sasaran pemasaran perusahaan yang mangkus/ampuh.

5. Hasil negosiasi disampaikan kepada yang bersangkutan tepat pada waktunya.




[C] Membuat perjanjian bisnis secara formal.


1. Perjanjian dikonfirmasikan dalam bentuk tertulis dengan memberikan gambaran kontrak yang dipersyaratkan perusahaan.

2. Semua aspek perjanjian resmi diperiksa dan disetujui berdasarkan prosedur perusahaan.

3. Bila diperlukan, saran-saran khusus diusahakan selama penyusunan rancangan kontrak.





[D] Membuat dan menetapkan hubungan bisnis.


1. Informasi yang diperlukan bagi pemeliharaan hubungan bisnis yang bermanfaat dicari secara aktif, diteliti dan ditindaklanjuti.

2. Perjanjian-perjanjian dihormati sesuai dengan ruang lingkup tanggung jawab perseronya.

3. Penyesuaian persyaratan-persyaratan sebagai hasil konsultasi dengan konsumen/pemasok disebarluaskan kepada rekan sekerja yang berkepentingan.






[29] Merencanakan dan mengembangkan usulan dan penawaran pelaksanaan
pertemuan dan acara
(MICE/Event).




[A] Memahami uraian.


1. Isi uraian dipahami secara cermat dan dinilai sehubungan dengan kapasitas/kemampuan organisasi untuk memenuhi kebutuhan.

2. Segera setelah keputusan untuk menanggapi diambil, tindakan lanjutan guna mengembangkan sebuah usulan segera direncanakan.




[B] Mengembangkan usulan dan penawaran secara rinci


1. Setelah bernegosiasi dengan pemasok dan agen yang terkait lainnya rincian usulan dimasukkan dan ditindak lanjuti.

2. Berbagai pilihan dikembangkan untuk memenuhi, bahkan melebihi, harapan pengguna jasa.

3. Sesuai keperluan, pembicaraan dengan pengguna jasa dilakukan untuk memperjelas segala kebutuhannya.

4. Dukungan terhadap usulan/penawaean diusahakan didapat dari perorangan dan agama terkait.

5. Pendekatan agen-agen yang dapat membantu proses penawaran.

6. Calon-calon saingan dievaluasi dan kiat-kiat jitu dikembangkan untuk memenangkan persaingan.




[C] Mengembangkan materi usulan dan penawaran.


1. Materi usulan penawaran disiapkan berdasarkan kebutuhan yang dijelaskan dan dalam bataas waktu yang telah ditentukan.

2. Materi dipresentasikan dengan format yang memaksimalkan teknik promosi dan presentasi.






[30] Menyusun program konferensi




[A] Menemukenali tujuan konferensi.


1. Pengidentifikasian isi dan ruang lingkup konferensi.

2. Pengembangan tujuan khusus konferensi berdasarkan konsultasi dan persetujuan rekan sekerja terkait dan/atau pengguna jasa.




[B] Merancang acara konferensi.




1. Pemilihan waktu dan tanggal sesuai dengan sasaran yang disetujui.

2. Penentuan tema untuk melengkapi sasaran konferensi.

3. Bentuk dan format konferensi secara menyeluruh dikembangkan berdasarkan anggaran yang tersedia, pemilihan panggung dan tempat penyelenggaraan konferensi.

4. Komponen khusus acara yang dirancang termasuk acara bisnis, rehat kopi, makanan dan minuman, acara social, tur sebelum, selama dan sesudah konferensi.

5. Program bisnis dirancang berdasarkan prinsip-prinsip belajar orang-orang dewasa dan penyatuan aneka ragam kegiatan.




[C] Menuntaskan rincian acara.


1. Usul acara konferensi dipresentasikan kepada orang yang tepat sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

2. Persetujuan rincian sesuai dengan prosedur yang telah disepakati.






[31] Meningkatkan dan menerapkan system dan prosedur pengelolaan pertemuan dan acara.




[A] Menemukenali cara dan system persyaratan.


1. Pengidentifikasian cara persyaratan pertemuan dan acara melalui konsultasi dengan rekan sekerja yang tepat dan pengguna jasa.

2. Pemahaman tata cara dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pemasok.




[B] Mengembangkan system dan prosedur.




1. Sistem dan prosedur yang efisien dan efektif dikembangkan untuk memudahkan pengelolaan dan pengadministrasian pertemuan dan acara yang berkaitan dengan pendaftaran, panitia setempat, system manajemen setempat, termasuk keamanan dan penanggulangan risiko, pencatatan secara umum dan pelaporan, serta permintaan khusus untuk pertemuan dan acara tertentu.

2. Pengalokasian sumber dana dan peraltan yang cukup untuk penerapan dan pemantauan system.

3. Bila diperlukan, p ersetujuan terhadap system dan prosedur yang diciptakan diperoleh.

4. rekan sekerja yang bersangkutan diberi penjelasan tentang system dan prosefur pada waktu tertentu.

5. Pelatihan dan dukungan disiapkan sesuai dengan keperluan.




[C] Pemantauan dan pengkajian ulang system dan prosedur.




1. Pemantauan efisiensi dan efektifitas system dan prosedur secara berkesinambungan.

2. Diusahakan untuk memperoleh saran-saran untuk perbaikan dari teman sekerja.

3. Penerapan perubahan yang diperlukan.






[32] Mengelola proyek.




[A] Merencanakan proyek.


1. Pendiskusian pengembangan tujuan/sasaran proyek dengan teman sekerja dan pengguna jasa.

2. Pengembangan strategi proyek.

3. Perencanaan dan penyusunan administrasi proyek.

4. Penginformasian secara jelas semua kesepakatan dan tanggung jawab kepada semua pihak yang terkait.

5. Perencanaan strategi pemasaran, pengemasan, hubungan ke dalam dan ke luar dengan yang berwenang.

6. Kesepakatan dan persetujuan mengenai metode evaluasi proyek.

7. Pengembangan rencana seluruh manajemen proyek dan penginformasiannya kepada yang bersangkutan/berwenang.

8. Pengidentifikasian informasi proyek untuk jangka panjang.




[B] Mengatur dan memonitor proyek.


1. Pelaksanaan dan pemonitoran strategi proyek dengan anggota kelompok.

2. Dukungan dan bantuan kepada anggota kelompok sebagaimana mestinya.

3. Penggunaan gaya komunikasi dan pendekatan antar pribadi untukk saling mempercaai dan menghargai antara sesame anggota kelompok.

4. Perkiraan dan perbaikan kegiatan untuk mencapai tujuan/sasaran dan pendiskusiannya dengan anggota kelompok.

5. Perkiraan sumber keperluan tambahan atau tak terduga.

6. Pelaksanaan dan pemantauan sistem pengawasan keuangan sesuai dengan pedoman proyek.

7. Laporan berkala mengenai perkembangan proyek kepada seluruh rekan sekerja dan pengguna jasa.

8. Penyelesaian proyek dalam batas waktu yang sudah disetujui.




[C] Mengevaluasi proyek


1. Penggunaan metode evaluasi yang sudah disepakati untuk penilaian keefektifan proyek sesuai dengan tarif yang sudah ditetapkan.

2. Pengevaluasian didasarkan atas skala prioritas dan tujuan yang sudah disetujui.

3. Pengevaluasian proyek melibatkan para anggota kelompok dan rekan sekerja serta pengguna jasa yang terkait.

4. Pengaplikasian hasil evaluasi ke dalam manajemen proyek.

5. Informasi mengenai evaluasi proyek dibagikan kepada rekan sekerja dan dimasukkan ke dalam rencana proyek yang akan datang.






[33] Menyediakan jasa manajemen Pertemuan dan Acara di tempat.




[A] Menyiapkan manajemen lapangan.


1. Pengembangan rencana manajemen lapangan sesuai dengan prosedur Pertemuan dan Acara.

2. Pemantauan pesiapan dan rencana akhir seluruh aspek pertemuan.

3. Penyusunan/penyatuan bahan-bahan/materi untuk memudahkan manajemen seperti : lembaran ikhtisar, perjanjian dengan seluruh pemasok.

4. Penjelasan kepada staf operasioanl sebelum pertemuan.




[B] Mengatur persiapan pertemuan.


1. Hubungan dengan staf pemasok yang terpilih sesuai dengan waktu dan persyaratan yang telah disetujui.

2. Pembuatan kesepakatan/penyesuaian dengan pemasok bila diperlukan.

3. Pengidentifikasian dan pengorganisasian keperluan tambahan/tak terduga dengan cepat dan tepat.

4. Kerjasama yang erat dengan pengguna jasa selama pertemuan untuk memastikan bahwa pertemuan berlangsung sesuai dengan keinginan mereka.

5. Hubungan rapat dengan seluruh pemasok guna memastikan keefektifan pelayanan jasa yang diberikan.




[D] Mengatur perincian pertemuan.


1. Penyusunan laporan hasil pertemuan sesuai dengan kesepakatan.

2. Bahan-bahan dan perlengkapan di pak dan dibawa ke tempat pertemuan.

3. Pemeriksaan tempat pertemuan untuk memastikan bahwa tidak ada hal-hal/barang-barang yang terlupakan/tertinggal.

4. Penjelasan kepada pemasok sesuai keperluannya.

5. Pemeriksaan ulang anggaran

6. Pencatatan hal-hal yang penting/menonjol untuk perbaikan lanjutan.






[34] Mengembangkan dan mengelola strategi pemasaran Pertemuan dan Acara di tempat.




[A] Menganalisa pasar.


1. Penganalisaan pasar berdasarkan :

· Anggaran yang tersedia

· Keperluan bantuan eksternal

· Data pasar yang berlaku

· Keperluan data tambahan

· Hal-hal/hambatan-hambatan intern dan ekstern




[B] Menyiapkan strategi pasar.


1. Pengembangan strategi pasar dengan mempergunakan teknik-teknik standar rencana pemasaran.

2. Pengembangan strategi dengan mempertimbangkan :

· Umpan balik dari staf opersioanl dan rekan kerja.

· Penjadwalan dan hambatan-hambatan

· Penyebab hambatan-hambatan

· Konteks industri mutakhir

· Konteks perusahaan secara menyeluruh

3. Pemberian kesempatan kepada rekan kerja untuk menyumbangkan pikiran dalam perencanaan pemasaran.

4. Penetapan prioritas, tanggung jawab dan anggaran dalam rencana yang diinformasikan kepada rekan kerja yang terkait/berwenang.

5. Pengajuan rencana pemasaran untuk disahkan sesuai dengan kebijakan perusahaan.




[C] Melaksanakan dan memantau kegiatan pemasaran.


1. Pelaksanaan dan pemantauan kegiatan pemasaran yang terjadwal.

2. Penyusunan laporan kegiatan pemasaran.

3. Informasi mengenai kegiatan pemasaran dibagikan kepada staf operasional.




[D] Mengadakan evaluasi selama kegiatan berlangsung.


1. Evaluasi kegiatan pemasaran menggunakan metode yang disepakati termasuk metode penanda (bench-marking).

2. Tindakan penyesuaian diambil.

3. Setiap perubahan segera diinformasikan untuk dilaksanakan.




[35] Merencanakan dan melaksanakan publikasi Pertemuan dan Acara.




[A] Penetapan jumlah peserta yang akan dicapai berdasarkan sasaran pengguna jasa.


1. Pengkajian ulang daftar peserta terdahulu untuk pengiriman undangan atau pemberitahuan.

2. Konsultasi dengan penguna jasa dan rekan kerja untuk memperoleh data baru dari sumber internal dan eksternal.

3. Publikasi harus dilakukan dalam batas waktu yang telah ditentukan.




[B] Persiapan bahan publikasi.


1. Tema dan manfaat yang akan diperoleh peserta acara mendapat tekanan utama dalam setiap pembuatan selebaran, spanduk dan iklan di media cetak dan elektronik.

2. Pembinaan hubungan dengan media dapat dilakukan lebih awal agar mereka dapat mulai menulis artikel mengenai rencana pelaksanaan Pertemuan dan Acara, yang sedang dirancang, sebagai usaha promosi pendahuluan.




[C] Mempersiapkan calon pembicara


1. Kompetensi, reputasi dan topik yang disajikan oleh pembicara harus mendapat perhatian.

2. Pemilihan topic dan pembicara harus disesuaikan dengan permintaan pengguna jasa.

3. Sesuai keperluan, penentuan topic dan pembicara dapat dibicarakan dengan rekan sekerja yang kompeten dan terkait.




[36] Merencanakan dan melaksanakan penghimpunan dana.




[A] Menemukenali penyandang dana yang potensial.

1. Penyandang dana potensial bisa diketahui melalui data dan informasi dari rekan kerja dan pengguna jasa.

2. Tambahan penyandang dana bisa diperoleh dari berbagai sumber lain dan kontrak-kontrak baru.




[B] Menyiapkan bahan dan mempresentasikannya.


1. Bahan presentasi dan pelaksanaan presentasi disiapkan dengan format yang menarik, memberi penekanan kepada kelebihan dan manfaat acara, ketika mempresentasikannya.

2. Bahan presentasi disajikan pada waktu yang tepat.






[37] Merencanakan dan melaksanakan penghimpunan dana




[A] Menentukan calon sponsor


1. Penawaran kerja sama kepada perusahaan pencari sponsor.

2. Penyiapan buku program beserta surat pengantar yang berisikan ajakan menjadi sponsor dan penjelasan mengenai jasa/barang apa yang bisa dipilih untuk disponsori serta besarnya dana yang diperlukan.

3. Penjajakan kemungkinan pengikutsertaan beberapa perusahaan menjadi sponsor resmi (official sponsor), seperti : official airline, tour operator, photographer, dsb.





[B] Melaksanakan penghimpunan dana.


1. Pelaksanaan negosiasi dan pembuatan perjanjian dengan perusahaan yang bertanggung jawab menghimpun dana dari sponsor.

2. Penyebaran surat pengantar dan buku program kesponsoran.

3. Penawaran dan pembuatan kontrak kerja sama dalam penyediaan jasa atau/dan barang-barang yang akan disponsori.

4. Negosiasi dan penyampaian surat penunjukan perusahaan tertentu sebagai sponsor resmi (official sponsors/appointed organizations).

5. Pemantauan pemasukan uang sponsor melalui rekening perusahaan.






[38] Mengelola kegiatan keuangan.




[A] Mengembangkan pendekatan atas pengelolaan keuangan

1. Persyaratan ruang lingkup manajemen keuangan dikaji.

2. Pengidentifikasian dan pengaturan terhadap kebutuhan bantuan ahli akuntansi.

3. Pendekatan manajemen keuangan diatur berdasarkan petunjuk umum dan tujuan umum perusahaan.

4. Sistem dan prosedur manajemen keuangan diatur sesuai dengan kebutuhan perusahaan.




[B] Mengembangkan dan memantau sistem dan prosedur keuangan.


1. Pentingnya tujuan keuangan dan sistemnya dijelaskan dengan cermat kepada semua staf.

2. Pembuatan sistem dan prosedur disesuaikan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

3. Pemantauan kesesuaian sistem dan prosedur tetap.

4. Pembuatan sistem dan prosedur bertujuan antara lain untuk memantau pemasukan dan pelaksanaan pembayaran tagihan.

5. Pemantauan alur informasi keuangan perusahaan terutama yang menyangkut mata uang dan relevansinya.

6. Peninjauan ulang dan penyesuaian sistem manajemen keuangan dengan kebutuhan keuangan secara tetap.




[C] Menyiapkan dan memantau tata buku (akunting) perusahaan.


1. “Original entry system” diawasi sedemikian rupa supaya terjaga ketetapannya (consistency) termasuk mata uang.

2. Neraca keuangan diawasi dan disesuaikan dengan peraturan akuntansi yang umum berlaku.

3. Laporan posisi keuangan yang berjalan dibuat secara akurat.

4. Bukti pemasukan dan pengeluaran dibuat dengan benar dan tepat waktu.




[D] Membuat penentuan harga.


1. Keputusan harga diambil berdasarkan data keuangan yang akurat dan disesuaikan dengan keadaan pasar yang berlaku.

2. Pengidentifikasian biaya tetap, bervariasi dan semi bervariasi (fixed, variable and semi variable cost) secara cermat.

3. Penginterpretasian dan penyampaian analisa biaya, volume dan laba secara cermat dengan memperhatikan keterbatasan.

4. Pemantauan imbangan anggaran (budget) dengan target pencapaian atas dasar yang tepat.

1. Standar perhitungan laba rugi dipersiapkan dan diinterpretasikan secara cermat.

2. Pelaksanaan analilsa rasio financial dengan cermat dan pemberian keterangan/informasi yang diperlukan untuk pembahasan keuangan.

3. Perbaikan/penyempurnaan dibuat dimana perlu.

4. Pengkomunikasian umpan balik performance yang positif kepada yang bersangkutan.




[E] Memantau kinerja keuangan.


1. Pemantauan kinerja keuangan secara teliti.




[F] Memperkirakan kebutuha keuangan proyek khusus.


1. Perkiraan kebutuhan keuangan proyek khusus secara hati-hati.




[G] Membuat usulan keuangan proyek khusus.


1. Pembuatan usul kebutuhan keuangan proyek khusus.




[H] Menyiapkan laporan keuangan.


1. Penyiapan laporan keuangan secara akurat dan tepat waktu.






[39] Menerapkan rencana bisnis




[A] Menyiapkan rencana bisnis.


1. Rencana bisnis dibuat berdasarkan teknik perencanaan bisnis mutakhir yang telah diakui dengan mempertimbangkan hal-hal berikut :

· Pernyataan misi

· Sasaran perusahaan

· Produk yang potensial

· Usaha eksternal lingkungan

· Analisa pasar

· Strategi pemasaran

· Strategi operasional

· Struktur organisasi dan manajemen

· Kebutuhan dan kemampuan tenaga kerja

· Perencanaan keuangan dan proyek

· Perencanaan kegiatan/tindakan dan jadwalnya

· Teknik evaluasi

· Etos kerja

· Etika industri

· Masalah hokum dan ketangguhan

· Perkembangan lingkungan

· Mutu manajemen dan produk

2. Perencanaan bisnis dipersiapkan berdasarkan hasil konsultasi dengan karyawan, manajemen dan pemegang saham serta pertimbangan segala kemungkinan.




[B] Melaksanakan perencanaan bisnis.


1. Isi dan tujuan/sasaran rencana disampaikan kepada staf yang terkait pada waktu yang tepat dan mudah dipahami.

2. Pengertian yang baik dan peranannya.

3. Pengertian tentan objek, kegiatan dan tanggung jawab.

4. Teknik kepemimpinan dan komunikasi yang memadai dipergunakan untuk perencanaan bisnis.

5. Penglibatan staf untuk pencapaian sasaran dengan memilih/menyediakan alternative yang dapat dipergunakan untuk maksud tersebut.

6. Dalam pelaksanaan rencana staf didorong agar memberikan pelayanan yang bermutu dan masukan-masukan yang diperlukan.

7. Rincian tindakan diuraikan dalam rencana yang akan dilaksanakan secara efisien, sesuai dengan jadwal, dan pembagian tugas serta tanggung jawab.




[C] Memantau hasil perencanaan bisnis.


1. Dalam upaya merubah keadaan yang dihadapi, rencana bisnis ditinjau dan diperbaiki atau disesuaikan secara teratur menurut semestinya.

2. Sistem evaluasi perencanaan yang rinci dipergunakan utnuk memantau kegiatan berdasarkan landasan yang sedang dijalankan dengan memperhatikan factor di bawah ini :

· Perkembangan atau kemajuan menuju sasaran

· Evaluasi kegiatan perorangan.

3. Persetujuan perubahan rencana segera dilaksanakan dengan memperhatikan hal-hal berikut :

· Perlunya penjelasan yang efektif tentang alas an-alasan mengapa diadakan perubahan kepada staf yang terkait.

· Kebutuhan untuk penjadwalan kembalai atas rencana tindakan.

· Kebutuhan untuk persyaratan waktu penyampaian informasi yang memadai untuk pihak luar, termasuk konsumen.








Free Web Hosting with Website Builder
Free Web Hosting with Website Builder


Para Pembaca Yang Budiman!


Saya berbahagia mendapat kesempatan membagi ilmu dari jauh, tetapi Anda dekat di hati saya, untuk kesejahteraan Anda sekeluarga, beserta orang-orang yang memanfaatkannya, berkat bantuan dari Anda. Berarti, Anda bebas menyebar luaskan cuplikan “Ilmu Pariwisata” ini kepada sebanyak mungkin warga Indonesia.


Klik Praktek Memandu Wisatawan dan Panduan Pramuwisata untuk mencontoh tata cara seorang pramuwisata mengomentari obyek wisata (points of interest).


Sebagai contoh-contoh aktual lainnya, silakan klik Langkawi dan Pangkor.


Apabila koneksi internet Anda lambat, biarkan "YOU TUBE tersebut jalan sampai selesai. Sabar dulu! Suara dan gambarnya akan baik, tanpa terputus-putus, ketika Anda "REPLAY".


Tak lain harapan saya, kiranya Anda bersedia berdoa kepada Allah SWT, semoga Anda dan saya selalu mendapat berkah - Nya dan diampuni semua dosa kita di dunia dan di akhirat. Amin! Maafkan atas segala keterbatasan saya.


Terima kasih.


Drs. Noersal Samad, MA



Perlukan Indonesia mendirikan Sekolah Guru Pariwisata ?? Silakan klik!


For fun filled days, please click to visit the sites


This is also for you!

Just click 100% FREE, FREE, FREE!


Klik Bimbingan Bisnis Wisata Di Sini



100 Blog Indonesia Terbaik

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda